Logo Header Antaranews Sumbar

Barroso: Dana Talangan Eropa Akan Abaikan IMF

Jumat, 14 Juni 2013 07:11 WIB
Image Print

Lisbon, (Antara/AFP) - Lembaga-lembaga Eropa akan mampu mengelola program bantuan keuangan kepada negara-negara anggotanya di masa depan, Ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso mengatakan Kamis, sebuah langkah yang akan menghapus IMF dari setiap dana talangan. "Di masa depan, dan saya harus menekankan di masa depan, saya berpikir bahwa itu akan mungkin, jika pemerintah-pemerintah menginginkannya, untuk lembaga-lembaga Eropa sepenuhnya memikul tanggung jawab dalam pengelolaan setiap program bantuan keuangan," Barroso mengatakan kepada media Portugal selama kunjungan Presiden Portugal Anibal Cavaco Silva ke Brussel. Namun dia menambahkan bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi kreditur "troika" -- Uni Eropa (EU), Bank Sentral Eropa (ECB) dan Dana Moneter Internasional (IMF) -- yang mengawasi dana talangan zona euro saat ini untuk negara yang dilanda utang Yunani, Irlandia,Siprus dan Portugal. Hubungan antara Uni Eropa dan IMF kadang-kadang penuh dengangesekan, gesekan terbaru disebabkan oleh laporan IMF pekan lalu yang mengeritik para pemimpin Uni Eropa karena tidak mampu membuat keputusan sulit dalam dana talangan pertama Yunani, yang akhirnya membutuhkan penyelamatan kedua. Barroso membuat komentar dalam menanggapi pertanyaan wartawan tentang komentar Cavaco Silva bahwa pihaknya perlu untuk memikirkan kembali "troika". "Saya pikir sudah waktunya untuk memikirkan kembali komposisi tim ini ... karena tujuan dan visi dari Dana Moneter Internasional tidak bertepatan dengan tujuan dan visi dari Uni Eropa," kata Presiden Portugal, Rabu. Keputusan untuk membawa IMF dalam program-program penyelamatan Eropa adalah kontroversial, tetapi keahlian dan kredibilitasnya secara luas dipandang perlu setelah pemantauan fiskal Uni Eropa gagal menghadang krisis. Barroso mengatakan "itu akan menjadi kontraproduktif untuk melanjutkan dengan semacam reformasi troika sementara program penyelamatan masih berlangsung ketika negara-negara telah diberikan persyaratan yang jelas yang harus dihormati." "Tetapi di masa depan ya, itu mungkin. Itu akan tergantung pada keinginan negara-negara anggota, yang membuat keputusan akhir mengenai penyesuaian program yang dianjurkan untuk negara-negara yang menerima bantuan keuangan," ia menambahkan. Sejak Mei 2011 Portugal telah menerima pinjaman di bawah dana talangan 78 miliar euro (104 miliar dolar AS), dimana troika telah menuntut pemerintah memulai program penghematan untuk mengurangi defisit dan menghidupkan kembali perekonomian. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026