Logo Header Antaranews Sumbar

Bukittinggi digoyang gempa empat kali, masyarakat diimbau tidak panik

Sabtu, 22 Mei 2021 07:39 WIB
Image Print
Jembatan Limpapeh, warga Bukittinggi dikejutkan dengan gempa tektonik dangkal dengan magnitudo 3,7, Jumat. (Antarasumbar/HO)

Bukittinggi (ANTARA) - Kota Bukittinggi dan sekitarnya dilanda gempa sebanyak empat kali dalam satu hari pada Jumat (21/05).

Dari data BMKG, gempa dengan magnitudo 3,7 terjadi pada sore hari, disusul dengan tiga kali gempa berurutan dengan magnitudo masing-masing 4 0 pada 21:36 WIB, gempa kedua dengan magnitudo 3,2 pada 21:38 WIB serta magnitudo 3,4 pada 22:01 WIB.

"Kita imbau warga tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak bertanggung jawab serta pastikan bangunan rumah masing-masing," kata kepala Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet saat dihubungi dari Bukittinggi, Sabtu.

Gempa tektonik ini berada di kedalaman terdekat hingga lima kilometer dan berpusat di sekitar Koto Rantang, Palupuah, Kabupaten Agam.

Gempa dirasakan mulai dari Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang dan Payakumbuh.

Meski diimbau tidak panik, gempa tektonik yang terjadi khususnya di malam hari dengan rentang waktu berdekatan, membuat sebagian besar warga di Bukittinggi keluar rumah.

"Gempa di siang hari mengejutkan kami, dan gempa terasa lebih kuat dan membuat panik di malam hari, apalagi itu terjadi berurutan hingga kami jadi takut masuk rumah," kata seorang warga di pusat kota Bukittinggi, Sri (34) di Bukittinggi, Sabtu.

Dari pantauan di lapangan, hampir semua warga merasakan gempa dan berusaha keluar rumahnya.

Kepanikan juga sempat terjadi di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi pada saat gempa terjadi malam hari.

"Memang terjadi kepanikan pasien dan keluarga, mereka menanyakan apakah akan dievakuasi. Alhamdulillah secara keseluruhan situasi aman," kata Hubmas RSAM, Mursalman Chaniago di Bukittinggi, Sabtu.

Ia menambahkan RSAM juga mengantisipasi kemungkinan buruk dengan menyiagakan petugas termasuk di ruang perawatan COVID-19 di Ambun Suri.

"Khusus di ruang rawatan isolasi Ambun Suri, kebetulan ada beberapa petugas RSAM yang sedang dirawat juga, mereka yang berusaha meredam kepanikan pasien lain," katanya.

Belum ada laporan yang menyatakan kerugian dan rusaknya bangunan dengan gempa yang terjadi.

Gempa lain juga terjadi di Lubuk Basung, Kabupaten Agam dengan magnitudo 2,0 pada Jumat malam pukul 22:33 WIB.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026