
Pakar: Taufiq Kiemas Kampiun Komunikator Politik

Jakarta, (Antara) - Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia Ari Junaedi mengatakan, Ketua MPR RI Taufiq Kiemas merupakan seorang kampiun komunikator politik yang kerap mendidik atau mengedukasi berbagai kalangan. "Melalui komunikasi politiknya, Taufiq Kiemas meletakkan PDI Perjuangan sebagai partai yang pluralis, nasionalis dan mampu mengedukasi kader-kadernya," kata Ari Junaedi saat dihubungi di Jakarta, Minggu. Keberhasilan pendidikan politik yang diberikan almarhum Taufik Kiemas semasa hidupnya, lanjut Ari, dibuktikannya dengan mencetak kader-kader PDIP yang memiliki kemampuan mumpuni di bidang politik. "Sebut saja Joko Widodo, Ganjar Pranowo, dan Rieke Diah Pitaloka. Beliau sadar betul untuk menyiapkan kader-kader politiknya dengan baik yang kebanyakan dari kalangan muda," kata Ari. Menurut Ari, gaya komunikasi politik Taufik Kiemas juga membawa PDIP menjadi partai yang dinamis dengan tidak sekedar menjadi oposisi pemerintah, namun juga bermanufer dengan mengunjungi sejumlah elit politik untuk bersilaturahmi. Sebagai ketua MPR, Taufik Kiemas berkomitmen untuk mewujudkan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasca-meninggalnya Taufik Kiemas, Ari mengemukakan, akan terjadi kesadaran bangsa terhadap pentingnya mewujudkan empat pilar kebangsaan tersebut, mengingat disintegrasi bangsa masih terjadi. "Empat pilar ini ingin merajut kesatuan bangsa, menyemaikan perdamaian dari semua suku dan kalangan," ujar Ari. Untuk itu, lanjut Ari, bangsa Indonesia perlu melanjalankan warisan kebangsaan dan politik yang pernah digagas Taufik Kiemas demi menciptakan kerukunan bangsa. Taufiq Kiemas yang juga suami Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri meninggal dunia pada Sabtu (8/6) di SIngapura pukul 19.05 waktu setempat. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan prosesi upacara kenegaraan yang dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (*/wij)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
