
Dolar-Euro Datar Jelang Rilis Data Penting AS

New York, (Antara/AFP) - Kurs euro-dolar hampir datar diakhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menjelang rilis hasil survei ekonomi "Beige Book" Federal Reserve yang bisa menunjukkan arah kebijakan moneter AS. Sementara yen jatuh karena Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menegaskan kembali komitmennya terhadap stimulus yang telah mengirimkan mata uangnya jatuh selama berbulan-bulan. Pada 21.00 GMT (Rabu, 04.00 WIB) euro diperdagangkan di 1,3079 dolar, sedikit lebih tinggi dari 1,3076 dolar pada akhir Senin. Data perdagangan AS yang lebih lemah untuk April tidak berdampak nyata terhadap greenback. Tetapi pasar berada di menjelang rilis data ekonomi penting AS, termasuk indeks pembelian manajer ISM untuk sektor jasa pada Rabu waktu setempat dan Beige Book Fed, yang menilai kondisi ekonomi daerah dan pertimbangan untuk keputusan kebijakan. Para investor juga "menetapkan posisi dan masih fleksibel menjelang pertemuan bulanan Bank Sentral Eropa (ECB) dan bank sentral Inggris (BoE) pada Kamis, diikuti oleh laporan lapangan pekerjaan Amerika Serikat pada Jumat," kata Mike McGrath dari PNC Bank. Kit Juckes dari Societe Generale mengatakan ada sedikit berita untuk memberikan alasan investor euro melakukan penjualan. "Eropa berjemur dalam cahaya lembut dari data yang sedikit lebih baik pada kemarin. Euro 'bears' (lesu) sekali lagi membosankan," katanya, mengacu pada angka yang menunjukkan resesi di zona euro sedikit lebih parah dari yang diperkirakan. Namun demikian, "berita bahwa laju penurunan kegiatan ekonomi melambat bukan alasan untuk keluar dari situasi itu, dan semua kita bisa benar-benar melihat ke depan untuk pelonggaran tambahan dari ECB." Pengulangan Abe untuk kebijakan yen lemahnya membantu mendorong dolar naik menjadi 99,98 yen dari 99,52 yen, dan euro menjadi 130,79 yen dari 130,13 yen. Dia mengatakan kepada para pemimpin bisnis pada Selasa, ia bertekad untuk menembakkan "tiga panah" dari program reformasinya -- pengeluaran pemerintah yang besar, banjir uang murah dan reformasi struktural. "Saya tegas untuk mengatasi kesulitan tanpa berkedip," katanya. Pound Inggris merosot menjadi 1,5312 dolar dari 1,5320 dolar. Dolar datar terhadap franc Swiss pada 0,9468 franc. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
