Logo Header Antaranews Sumbar

11 Tewas Saat Tentara Filipina Bentrok dengan Gerilyawan

Sabtu, 25 Mei 2013 18:47 WIB
Image Print

Manila, (Antara/AFP) - Sebelas orang tewas di Filipina selatan Sabtu pagi ketika pasukan pemerintah bentrok dengan kelompok gerilyawan yang disalahkan melakukan serangan teror paling mematikan di negara itu, kata militer. Pertempuran menewaskan tujuh marinir Filipina dan sembilan lainnya luka-luka di Pulau Jolo, kata Kolonel Jose Cenabre, seorang komandan militer setempat. Empat anggota kelompok Abu Sayyaf juga tewas dalam baku tembak itu, ksta Cenabre, komandan brigade laut di daerah tersebut, dalam sebuah laporan. Satu tim pengintai laut berlari ke unit Abu Sayyaf di dekat KotaPatikul ketika pasukan pemerintah melacak anggota kelompok militan yang dicurigai melakukan penculikan baru-baru ini di daerah itu, katanya menambahkan. Didirikan dengan menggunakan uang bibit dari Al Qaida pada tahun 1990-an, Abu Sayyaf disalahkan atas serangan teror terburuk di negara itu, termasuk pemboman feri di Teluk Manila dan penculikan wisatawan asing. Kelompok ini dalam daftar pemerintah AS disebut organisasi teroris asing. Sekitar 600 tentara AS telah ditugaskan secara bergilir di seluruh Filipina selatan selama satu dekade untuk membantu melatih tentara lokal dalam memburu kelompok Abu Sayyaf, yang menikmati dukungan lokal di pangkalan mereka di beberapa daerah termiskin di Filipina. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026