Bank Nagari bantu 6000 guru dan honorer dapatkan BPJS TK

id Bank Nagari, guru honor, BP jamsostek

Bank Nagari bantu 6000 guru dan honorer dapatkan BPJS TK

CSR Bank Nagari disalurkan untuk 6000 guru dan honorer dapatkan BP Jamsostek. (Antara/ist)

Padang (ANTARA) - Bank Nagari bantu 6000 orang guru honorer mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Gerakan Nasional (GN) Lingkaran BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan dana CSR Bank Nagari.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbar Riau dan Kepri, Pepen S Almas mengatakan bahwa para guru honorer termasuk pekerja rentan dan bila punya risiko tidak ada yang menanggung sedangkan mereka tidak mampu membayar iuran.

"Maka dari itu kita menginisiasi, mencari sumber dana, kita mencoba perusahaan-perusahaan swasta, perbankan atau lembaga manapun yang mereka mampu dan mempunyai CSR,” kata Pepen saat penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk guru honorer secara simbolis di Aula Kantor Utama Bank Nagari, pada15 Desember 2020.

Ia mengapresiasi perusahaan di Sumbar yang menunjukkan kepedulian tinggi dengan mendaftarkan pekerja rentan untuk masuk dalam program jaminan sosial.

“Kami berharap, setelah iuran tanggungan CSR perusahaan selesai dalam 3 bulan, biaya dilanjutkan mandiri oleh peserta, jangan sampai terhenti. Lanjutkan dengan biaya mandiri karena hanya Rp 16.800/bulan. Sayang kalau terhenti karena manfaatnya akan sangat besar jika sewaktu-waktu terjadi musibah kecelakaan kerja di luar dugaan,” tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Yuniman Lubis bahwa biaya iuran selama 3 bulan pertama ditanggung oleh beberapa perusahaan di provinsi ini melalui program CSR. Terhitung mulai 24 November 2020 sampai 23 Februari 2021.

Yuniman berharap CSR yang diberikan oleh dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya di Sumbar. Sehingga muncul kesadaran dari perusahaan-perusahaan untuk melakukan hal yang sama.

“Dalam hal ini kami inisiasi sumber dana dari mana. Kami mencoba perusahaan swasta, perbankan atau lembaga manapun yang mereka mampu dan punya dana CSR. Tolong sisihkan sebagian kecil untuk membantu mereka yang butuh,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad mengatakan, dipilihnya guru honorer untuk diikutsertakan dalam program BP Jamsostek karena mereka merupakan sosok penting dibalik lahirnya anak-anak hebat.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar