
Rusia Tahan Staf Kedubes AS Atas Tuduhan Merekrut Mata-Mata

Moskow, (Antara/Reuters) - Rusia menahan seorang warga Amerika Serikat, yang dituduh mencoba merekrut intel Rusia untuk bekerja bagi CIA, kata Badan Keamanan Dalam Negeri Rusia (FSB) dalam pernyataannya pada Selasa. Menurut FSB, lelaki tersebut adalah karyawan di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Moskow dan juga bekerja untuk Badan Intelijen AS (CIA). Kedubes AS menolak berkomentar terkait kasus tersebut. Jurubicara FSB mengidentifikasi tersangka sebagai Ryan Fogle, sekretaris tiga Kedubes AS, dan mengatakan bahwa ia membawa sejumlah besar uang serta instruksi-instruksi kepada intel Rusia yang akan direkrut. Ia mengatakan, Fogle yang juga membawa "peralatan teknis khusus" serta peralatan untuk mengubah penampilan seseorang" ditahan semalam kemudian diserahkan kepada pejabat AS. (*/jno) Insiden tersebut terjadi pada masa yang sensitif, saat AS dan Rusia berupaya meningkatkan hubungan. AS dan Rusia telah membicarakan kerja sama peningkatan keamanan menyusul kasus bom Boston bulan lalu dan pekan lalu mengumumkan rencana untuk menggelar konferensi internasional dalam upaya mengakhiri perang sipil di Suriah. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
