Logo Header Antaranews Sumbar

508 TKD Solok Selatan divalidasi menerima subsidi gaji

Sabtu, 29 Agustus 2020 17:00 WIB
Image Print
BPJAMSOSTEK Solok Selatan (Istimewa)

Padang Arog, (ANTARA) - Kepala Cabang Pembantu BPJAMSOSTEK Solok Selatan, Faisal Marianas mengatakan dari 3.500 orang tenaga kerja yang divalidasi untuk menerima subsidi gaji pemerintah hanya 508 orang tenaga kontrak daerah (TKD).

"Sebanyak 508 orang TKD yang divalidasi menerima subsidi gaji berasal dari sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sisanya ada yang mendaftar sudah lewat Juni 2020 atau belum terdaftar jadi peserta BPJAMSOSTEK", katanya, di Padang Aro, Sabtu.

Dari sembilan OPD tersebut katanya, OPD yang paling banyak mendaftarkan TKDnya yaitu Dinas Kesehatan sebanyak 221 orang.

Dia mengatakan, pihaknya sudah sering menyosialisasikan program BPJAMSOSTEK kepada OPD Pemkab setempat tetapi ada yang menunda pendaftaran hingga belum mendaftarkan TKDnya.

Dia menjelaskan, TKD yang didaftarkan oleh OPD pada program BPJAMSOSTEK harus ada persetujuan dari yang bersangkitan sebab iurannya dengan sistem potong gaji.

Dia mengatakan, data 3.500 orang pekerja yang divalidasi diterima dari pusat sebanyak dan setelah selesai dikirimkan lagi ke pusat.

Untuk tenaga kerja penerima upah yang divalidasi katanya, selambat-lambatnya jadi peserta BPJAMSOSTEK pada Juni 2020 dengan gaji di bawah Rp5 juta.

Dia menyebutkan, data peserta BPJAMSOSTEK di Solok Selatan untuk tenaga kerja penerima upah sekitar 4.500 orang dan non penerima upah 1.600 orang.

Selain itu yang bersangkutan bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Tidak semua pekerja penerima upah di Solok Selatan menerima subsidi gaji karena ada yang bekerja di BUMN atau gajinya minimal Rp5 juta," ujarnya.

Dia berharap, Pemkab maupun mendaftarkan non PNS nya ke program BPJAMSOSTEK termasuk guru honorer yang ada di sekolah karena biayanya tidak besar.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026