
Pasaman Optimis Target Retribusi Terminal Tercapai

Lubuk Sikaping, Sumbar, (ANTARA) Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat optimis pendapatan asli daerah dari sektor retribusi di terminal dapat memcapai target tahun ini sebesar Rp359,6 juta. Hingga September, realisasi PAD retribusi terminal sudah mencapai 75 persen dari yang ditargetkan, sementara masih ada beberapa waktu lagi untuk menyempurnakannya menjadi 100 persen, kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Pasaman Masril di Lubuk Sikaping, Rabu. Ia menyebutkan, sumber pendapatan dari sektor retribusi terminal yang paling besar terdapat tiga terminal seperti Benteng, Pasar Lama di Lubuk Sikaping dan Terminal Panti. Melihat peluang yang ada, pendapatan dari retribusi terminal tersebut masih bisa untuk ditingkatkan dari yang sudah ditargetkan tahun ini, namun kita perlu untuk memperbaiki beberapa sarana dan prasarana pendukung sehingga pengemudi merasa lebih nyaman, terang dia. Dia menambahkan, selain dari retribusi terminal masih ada tambahan sumber PAD Pasaman lainnya yang saat ini dikelola Dishubkominfo, seperti pengujian kendaraan bermotor dan retribusi Izin trayek. Pada tahun ini, terdapat 3.240 kendaraan wajib uji yang dilayani pemkab setempat. Dimana jumlah tersebut naik dibanding tahun 2011, sekitar 1.195 kendaraan. Sementara itu, Dishubkominfo masih melayani pengujian fisik kendaraan terkait kelayakan operasional dengan cara manual karena keterbatasan peralatan yang dimiliki. "Sebenarnya kita sudah memiliki gedung pengujian kendaraan sejak setahun yang lalu.Namun saat ini masih kosong dan belum ditempati karena belum memiliki alat uji mekanik yang sesuai standar dari Kemhub, kata dia. (**/zik/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
