Logo Header Antaranews Sumbar

Pnoy Salahkan Arroyo Soal Krisis Listrik Mindanao

Minggu, 28 April 2013 21:33 WIB
Image Print

Manila, (Antara) - Presiden Filipina Benigno Aquino III (Pnoy) menyalahkan pendahulunya, mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo, terkait dengan krisis listrik di Mindanao yang terjadi sekarang ini. Di Ozamiz City, Filipina, Minggu, dia berkampanye untuk Team Pnoy Kandidat, Aquino mengatakan kepada ABS-CBNnews bahwa pemerintahan sebelumnya tidak membuat kebijakan apa pun selama lebih dari sembilan tahun meskipun mereka sadar ada persoalan di Mindanao. "Pembangkit listrik tidak kemudian siap segera meskipun kebijakan telah disetujui dan disepakati," katanya. Ia juga mencatat pembangkit listrik tenaga batu bara 300 megawatt yang dibangun oleh Aboitiz Power Corp. di Davao bisa saja beroperasi pada tahun 2014 jika tidak ada pertanyaan dari para pemangku kepentingan. "Beberapa daerah membutuhkan pembangkit listrik tenaga air, tetapi pemerintahan sebelumnya tidak menyelesaikan persoalan pembalakan liar yang menjadi bencana," katanya. Aquino mengeluhkan bahwa krisis listrik di Mindanao sekarang ini dibebankan kepada pemerintahannya. Meskipun begitu, dia menyadari kini sedang mengemban tanggung jawab itu di pundaknya dan berjanji krisis tersebut akan berakhir pada tahun 2015. Dia bahkan memprediksikan adanya surplus tenaga listrik pada akhir pemerintahannya kelak. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026