
Allianz Catat Pertumbuhan Pendapatan Premi 40 Persen

Jakarta, (Antara) - Bisnis asuransi mikro Allianz, sampai dengan akhir tahun 2012, mencatat total Pendapatan Premi Bruto (PPB) sebesar Rp63,12 miliar atau bertumbuh 40 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2011, yaitu Rp44,95 miliar. Wakil Direktur Utama Allianz Life Indonesia Handojo Kusuma di Jakarta, Kamis mengatakan, pertumbuhan PPB asuransi mikro itu disebabkan oleh pertumbuhan jumlah tertanggung yang telah mencapai 1.398.607 nasabah, dimana terjadi peningkatan sebesar 121 persen dibandingkan dengan tahun 2011 yang hanya mencapai 633.311 tertanggung. "Pertumbuhan jumlah tertanggung ini menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk memperluas dan mengenalkan manfaat asuransi kepada seluruh lapisan masyarakat," katanya. Menurut dia, PT Allianz bertujuan membawa asuransi mikro melangkah lebih jauh untuk tidak sekadar memasarkan produk asuransi, namun juga memberikan nilai tambah berupa edukasi keuangan yang dapat membantu masyarakat terhindar dari jebakan kemiskinan. Dia menambahkan, untuk memasarkan produk-produk asuransi mikro, saat ini asuransi mikro Allianz bekerja sama dengan tiga mitra perbankan, lima koperasi, dan 61 Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang tersebar mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Jayapura. Dengan kerja sama yang dilakukan oleh mitra-mitra bisnis itu, kata dia, Allianz ingin terus menjangkau masyarakat ekonomi mikro dan lebih memahami kebutuhan masyarakat dalam hal perlindungan akan risiko yang terjadi. "Sebagai bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan bisnis asuransi mikro bagi masyarakat, kami akan memperkuat distribusi pemasaran produk melalui penambahan mitra-mitra bisnis perbankan, LKM, dan koperasi serta mitra-mitra lain yang tidak selalu terkait dengan bisnis pinjaman," ujarnya. Oleh karena itu, kata Handojo, perusahaan asuransi itu akan menghadirkan produk-produk terbaru yang bisa dipasarkan tanpa harus dikaitkan dengan produk pinjaman dari mitra. Menurut dia, Allianz berkomitmen untuk dapat mendukung kelas masyarakat ekonomi kecil guna meningkatkan perekonomiannya sehingga taraf hidup mereka menjadi lebih baik. "Tentunya kami berharap dengan meningkatnya kesadaran mereka akan pentingnya asuransi, di kemudian hari mereka akan membeli produk asuransi lainnya secara sukarela," tuturnya. PT Allianz berdiri pada 1890 di Jerman. Saat ini Allianz beroperasi di lebih dari 70 negara di seluruh dunia dan melayani lebih dari 78 juta nasabah di seluruh dunia. Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981 kemudian pada 1989 mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
