
Danjen Kopassus: Ekspedisi NKRI Mulai Berbuah Hasil

Gorontalo, (Antara) - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) TNI AD Mayjen TNI Agus Sutomo mengatakan Ekspedisi NKRI 2013 di Desa Pangi Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango mulai membuahkan hasil. "Hasil yang dicapai oleh tim ekspedisi NKRI ini cukup menggembirakan, karena waktu pelaksanaan kegiatan baru 30 persen tetapi hasilnya sudah 40 persen," ujarnya di Gorontalo, Selasa. Ia menjelaskan, ekspedisi NKRI yang dibagi dalam tiga kegiatan yakni penjelajahan, penelitian dan Kegiatan Komsos itu semua berjalan dengan baik. "Peneliti menemukan sejumlah spesies baru seperti kupu-kupu bersayap merah, kalajengking air, serta berbagai macam jenis seranga lainnya," ungkapnya. Untuk kegiatan Komsos, tim telah melakukan penghijauan dimana setiap sub korwil harus menanam 100 ribu pohon dan saat ini yang sudah ditanam sebanyak 30 ribi pohon. Menurutnya, dalam waktu dekat tim eksperdisi NKRI akan membuat jembatan gantung berkualitas internasonal dengan masa pakainya minimal 25 tahun, karena semua meterialnya berasal dari Swiss. Ekspedisi NKRI, lanjutnya, merupakan wadah silaturahmi nasional sesama anak bangsa baik dari personel angkatan darat, laut, udara kepolisian , akademisi, pakar, peneliti dan organisasi masyarakat. Ekspedisi akan berlangsung selama empat bulan dari tanggal 7 Maret hingga 30 Juni 2013, pada sembilan titik di Pulau Sulawesi yaitu Kabupaten Sangihe, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Sigi , Kabupaten Luwuk Banggai, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Kolaka. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan ekspedisi NKRI mampu mendekatkan masyarakat dengan pemerintah, TNI dan polisi. "Kegiatan seperti ini menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap NKRI dan mampu member kontribusi dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait kekayaan flora dan fauna Indonesia," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
