
AMPG: Caleg Golkar harus Bersih Persoalan Hukum

Jakarta, (ANTARA) - Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) meminta ketegasan dan komitmen Partai Golkar untuk tidak memasukkan kader yang terindikasi terlibat persoalan hukum sebagai calon anggota legislatif. "Kita tidak mau citra Golkar yang sudah direspon baik oleh publik tercederai dengan kader yang bermasalah," kata Wakil Ketua Umum AMPG Andi Sinulingga didampingi Lamhot Sinaga, Veno Tetelepta, Hasrul Rahman, Yudasuparsana, dan Syamsul Rizal disela-sela Rapimnas IV Golkar di Jakarta, Selasa. Dikatakannya, AMPG sudah mengusulkan agar Rapimnas memutuskan tidak lagi mencalonkan kader partai yang terindikasi persoalan hukum mulai dari DPD II hingga tingkat pusat. Menurut Andi Sinulingga, usulan kader muda Golkar sudah dibacarakan di Rapimnas sebagai masukan bagi partai untuk mempertimbangkan secara serius dan menjadi komitmen dalam menentukan calon anggota legislatif dalam Pemilu 2014. "Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie juga sudah berkomimen untuk memantapkan citra dan pemenangan Golkar pada Pemilu 2014. Karenanya, aspirasi yang kita sampaikan ini sejalan dengan tekad dan komimen ketua umum," katanya. Menjawab soal beredarnya pesan singkat yang menyebut inisial sejumlah anggota DPR yang diduga memeras BUMN, Andi Sinulingga justru mempertayakan kebenaran kabar yang menyebut Humas Kementerian BUMN sebagai penyebar pesan singkat tersebut. "Saya tidak menuduh itu sebagai fitnah, tapi apa benar itu dikirim oleh Humas BUMN. Kalau mau jujur sebenarnya pemerintahlah yang paling berpotensi menjadikan BUMN sebagai 'sapi perah' ketimbang DPR," tegas Andi. Andi juga mendesak Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk tidak berteka-teki sehingga menjadi wacana publik yang tidak produktif. "Kalau perlu, Menteri BUMN sebutkan saja nama-sama anggota dewan yang memeras BUMN, begitu pula sebaliknya nama pejabat pemerintah yang melakukan hal yang sama. Jika tidak berarti Dahlan Iskan sudah melakukan pembunuhan karakter," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
