
Dolar Berbalik Naik Terhadap Yen di Asia

Tokyo, (Antara/AFP) - Kurs dolar berbalik naik (rebound) terhadap yen di Asia, Selasa, mengembalikan beberapa kerugiannya menyusul pelarian ke mata uang aman karena kekhawatiran terhadap ekonomi global. Greenback berpindah tangan pada 97,56 yen dalam perdagangan sore di Tokyo, dari 96,56 yen di New York pada Senin sore ketika pasar obligasi Jepang yang solid memicu selera terhadap risiko, mendorong penjualan yen dan mendorong saham-saham naik. Yen jatuh setelah lelang obligasi lima tahun Jepang yang diawasi ketat berjalan lancar, para dealer mata uang mengatakan. "Hasil lelang telah membangkitkan harapan bahwa pasar JGB (obligasi pemerintah Jepang) yang bergejolak baru-baru ini telah tenang kembali," kata Dai Sato, dealer senior mata uang di Mizuho Corporate Bank. Euro melonjak menjadi 127,57 yen dari 125,98 yen di New York dan menguat menjadi 1,3074 dolar dari 1,3048 dolar. Harga saham AS jatuh pada Senin, diguncang ledakan mematikan di Boston serta data ekonomi mengecewakan di China, mesin utama pertumbuhan ekonomi global. Harga emas jatuh ke tingkat terendah dalam dua tahun. Setidaknya tiga orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka ketika dua ledakan melanda sebuah lari maraton di Boston (Boston Marathon), salah satu acara olahraga terkemuka di Amerika, padaSenin. Karena kota-kota mulai New York hingga Los Angeles menerapkan siaga tinggi, pasar-pasar tampak ketakutan. Kepala strategi valas Citibank Jepang Osamu Takashima mengatakan pengalaman menunjukkan jatuhnya dolar terhadap yen yang berasal dari guncangan seperti terorisme adalah poin penting untuk membeli pada saat turun. Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo dibuka turun 1,90persen namun kerugiannya menyempit menjadi berakhir turun 0,41 persen. Pasar juga mengawasi semenanjung Korea, dengan Korea Utara mengatakan sedang mempersiapkan sebuah peluncuran rudal di tengah meningkatnya ketegangan antara Pyongyang, Seoul dan Amerika Serikat. Dolar AS bervariasi terhadap sebagian besar mata uang di Asia-Pasifik. Dolar AS jatuh menjadi 54,44 rupee India dari 54,78 rupee pada Senin, menjadi 29,06 baht Thailand dari 29,10 baht, menjadi 29,89 dolar Taiwan dari 29,92 dolar Taiwan, dan menjadi 1.115,01 won Korea Selatan dari 1.122,80 won sementara datar di 1,2374 dolar Singapura. Dolar AS naik menjadi 41,33 peso Filipina dari 41,26 peso dan menjadi 9.719 rupiah Indonesia dari 9.716 rupiah. Dolar Australia jatuh menjadi 1,0370 dolar AS dari 1,0435 dolar AS sedangkan yuan China beringsut turun menjadi 15,75 yen dari 15,78 yen. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
