
Saham Tokyo Dibuka Melemah

Tokyo, (Antara/AFP) - Bursa saham Tokyo turun 1,47 persen dalam pembukaan perdagangan Selasa, setelah Wall Street jatuh menyusul ledakan mematikan di Boston dan pertumbuhan ekonomi China yang mengecewakan. Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo turun 194,67 poin menjadi13.080,99 dalam beberapa menit pertama perdagangan. Mata uang "safe-haven" yen melonjak. Yen berpindah tangan pada 96,81 terhadap dolar di awal perdagangan Asia pada Selasa, dibandingkan dengan 96,56 yen di New York pada Senin sore dan 98,32 yen di Tokyo pada Senin pagi. Euro berada di 126,48 yen dan 1,3056 dolar pada Selasa pagi terhadap 125,98 yen dan 1,3048 dolar di perdagangan AS. Penurunan di pasar saham AS, jatuhnya dolar dan pemboman di Boston semuanya bergabung mengirimkan pasar turun, kata Manajer Umum SMBC Nikko Securities Hiroichi Nishi. Di tengah penjualan tajam di komoditas seperti minyak dan emas, Dow Jones Industrial Average turun 265,94 poin (1,79 persen) menjadi 14.599,12 saat bel penutupan, penurunan poin satu hari terburuk sejak November. Sementara indeks S&P 500 turun 2,30 persen menjadi 1.552,37. Setidaknya dua orang tewas dan lebih dari 100 terluka ketika dua ledakan terjadi dekat garis finis "Boston Marathon" pada Senin, pejabat dan media mengatakan. Insiden itu terjadi sekitar satu jam sebelum pasar AS ditutup. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
