
Mendikbud Pantau Pelaksanaan UN SLB

Jakarta, (Antara) - Menteri Pendidikan dan Budaya (Mendikbud) Mohammad Nuh memantau jalannya pelaksanaan ujian nasional (UN) sekolah menengah atas di Sekolah Luar Biasa (SLB) tuna rungu Santi Rama di Jakarta, Senin. Mendikbud berdialog dengan beberapa anak SMP di SLB tersebut. Nuh menanyakan tentang persiapan para siswa SMPLB itu dalam menghadapi ujian nasional yang akan datang. "Bagaimana persiapannya untuk ujian nasional? Kira-kira akan susah tidak? Selamat berjuang ya, pasti bisa mengerjakan dengan baik," ujarnya. Mendikbud memilih untuk tidak berdialog dengan para siswa SMALB Santi Rama karena para siswa itu sedang menghadapi ujian nasional. "Jangan sampai inspeksi ini mengganggu siswa SMA disini yang sedang ujian," katanya. Pada kesempatan itu, pihak SLB Santi Rama menyampaikan kepada Mendikbud bahwa standar nilai kelulusan untuk para siswa disana adalah 5,5. Nuh berkunjung ke Sekolah Luar Biasa Santi Rama di daerah Fatmawati dalam inspeksi pelaksanaan UN dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto. Taufik menjelaskan, di Santi Rama, ada 12 siswa tuna rungu yang mengikuti ujian nasional hari ini, sedangkan dua siswa tuna netra mengikuti ujian nasional di SMA Negeri 66 Jakarta. Sebelumnya, Mendikbud melakukan inspeksi ke beberapa sekolah menengah atas di DKI Jakarta, seperti SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 26, untuk memeriksa persiapan pelaksanaan ujian nasional hari pertama. Dia mengimbau para guru, kepala sekolah, dan pengawas untuk tiba di sekolah jauh sebelum para murid tiba di sekolah untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan UN selama empat hari. "Agar murid-murid dapat memulai ujian mereka tepat pada pukul 7.30 (WIB)," ujarnya. Dalam inspeksi itu, Mendikbud sempat memeriksa keamanan soal dengan mengecek keadaan penyimpanan soal di sekolah tersebut. "Mudah-mudah pelaksanaan ujian nasional 2013 untuk seluruh SMA di Jakarta ini dapat berjalan lancar hingga hari terakhir pelaksanaan UN," kata Nuh. Dia juga kembali menyampaikan, walaupun pelaksanaan UN untuk tingkat sekolah menengah atas di 11 provinsi di wilayah Indonesia tengah diundur, pelaksanaan UN di 22 provinsi lainnya, termasuk di provinsi DKI Jakarta akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni hari pertama pelasanaan UN pada Senin, 15 April. Pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2012-2013 untuk tingkat sekolah menengah atas di 22 provinsi, termasuk Provinsi DKI Jakarta akan berlangsung mulai Senin (15/4) hingga Kamis (18/4). (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
