Logo Header Antaranews Sumbar

PM Spanyol: Ekonomi akan Kembali ke Pertumbuhan 2014

Kamis, 4 April 2013 08:10 WIB
Image Print

Madrid, (Antara/AFP) - Spanyol yang dilanda resesi ekonomi akan kembali ke pertumbuhan dan mulai menciptakan lapangan kerja lagi pada 2014, jika pemerintah mempertahankan reformasi penghematan sulitnya, Perdana Menteri Mariano Rajoy mengatakan Rabu. "Pada tahun 2014, jika kita mampu mempertahankan tingkat upaya yang sama, ekonomi Spanyol akan tumbuh secara nyata dan mulai menciptakan lapangan kerja," katanya saat pertemuan para pejabat tinggi dari partainya (Partai Popular). Rajoy memprediksi bahwa 2013 akan "masih sulit, terutama selamaparuh pertama" sehingga orang Spanyol belum akan melihat hasil nyata dari pengorbanan mereka", namun dia menekankan pemerintah harus menjaga kendali pemotongan defisitnya. "Setiap kebijakan lain akan membodohi rakyat Spanyol," katanya. Spanyol dalam resesi ganda (double-dip), tidak sepenuhnya pulih dari keruntuhan ledakan properti selama satu dekade pada 2008 yang telah menyebabkan tingkat pengangguran melonjak ke rekor 26 persen. Perekonomian Spanyol, terbesar keempat zona euro, mengalami kontraksi 1,4 persen pada tahun lalu, kemerosotan tahunan terburuk kedua sejak 1970. Pemerintah telah memperkirakan produk domestik bruto (PDB) akan mengalami kontraksi 0,5 persen pada tahun ini dan tumbuh 1,2 persen pada 2014, tetapi bulan lalu mengatakan akan merevisi proyeksinya. Bank sentral Spanyol (BoS) pekan lalu memprediksi bahwa perekonomian Spanyol akan menyusut sebesar 1,5 persen tahun ini sebelum membukukan "rebound moderat" pada 2014 dengan pertumbuhan 0,6 persen. Sejak berkuasa lebih dari setahun yang lalu, pemerintahan Rajoy telah melakukan pemotongan belanja dan menaikkan pajak yang curam, ditujukan untuk menghemat 150 miliar euro (194 miliar dolar AS) antara 2012 hingga 2014 dan memangkas defisit publik nasional,yang telah mendorong protes massa jalanan dan merugikan popularitasnya. Pekan lalu, negara itu mencatat defisit publik 2012 sebesar 7,0 persen, naik dari 6,7 persen angka untuk tahun itu yang semula diumumkan pada Februari dan di atas target 6,3 persen yang disepakati bersama Uni Eropa. Spanyol mencatat defisit publik 9,4 persen pada 2011. Pemerintah telah menargetkan defisit publik 4,5 persen untuk tahun ini dan 2,8 persen pada 2014, tetapi satu sumber pemerintah pada Selasa mengatakan bahwa Madrid ingin Brussel menyetujui keringanan untuk target difisit 2013 menjadi sekitar 6,0 persen. Spanyol juga ingin Uni Eropa setuju untuk memberikan negara itu tambahan satu tahun guna membawa defisit di bawah ambang batas maksimum blok itu 3,0 persen dari produk domestik bruto, sumber tersebut menambahkan. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026