Logo Header Antaranews Sumbar

Raskin Masih Didistribusikan ke RTS

Rabu, 3 April 2013 18:04 WIB
Image Print
Beras miskin (Raskin). (Antara)

Padang Aro, (Antara) - Jatah beras miskin untuk Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat masih dalam proses pendistribusian oleh nagari masing-masing. "Kita belum mendapat laporan jika pendistribusian beras miskin oleh masing-msing nagari selesai," kata Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten itu Alwis di Padang Aro, Rabu. Ia mengatakan, pendistribusian dari Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada nagari penerima sudah sampai semuanya dan sekarang dalam proses pembagian kepada rumah tangga sasaran. "Jika pendistribusian oleh nagari selesai maka akan ada laporan dari Bulog kepada pemerintah daerah," jelasnya. Ia menyebutkan, walaupun semua pendistribusian kepada rumah tangga sasaran selesai tetapi masih ada yang belum memenuhi pembayaran sehingga masih dianggap belum selesai. Dia mengatakan, tahun ini jatah penerima raskin di Solok Selatan berkurang sebanyak 266 Kepala keluarga yaitu dari 9.454 2012 menjadi 9.188 pada 2013 atau persentasinya 0,97 persen. selain berkurang, katanya, juga ada penggantian penerima raskin karena warga tersebut pindah alamat keluar desa atau nagari semula. Selain itu, jatah pergantian dapat dilakukan karena seluruh anggota keluarga penerima meninggal dunia dan tercatat lebih dari satu kali serta sudah kaya sehingga tidak layak lagi mendapatkannya. "Untuk menentukan penggantian tersebut dilakukan oleh pemerintah nagari karena mereka yang paling tahu kondisi maupun keadaan masyarakat di daerahnya," imbuhnya. Ia menjelaskan, setiap kepala keluarga penerima raskin mendapat jatah 15 kilogram perbulan dengan uang tebus Rp1.600 perkilogram. Sedangkan yang didistribusikan saat ini sebanyak 30 kilogram untuk dua bulan. Uang tebusan raskin harus dibayar oleh penerima secara tunai dan jika tidak sanggup akan diberi konpensasi selama 7-15 hari untuk pembayaran, sebutnya. "Bagi rumah tangga miskin yang belum bisa membayar secara tunai diberi konpensasi satu hingga dua minggu dan uang tebusan tersebut semuanya kembali kepada Bulog," katanya. Wali Nagri Lubuak Gadang Utara, Kecamatan Sangir Jon Martos mengatakan, jika di tempatnya pendistribusian raskin sudah selesai dan uang tebusannya juga sudah diserahkan ke Bulog. Wali nagari Lubuak Gadang Timur Erizal Mandaro Kayo menyebutkan, raskin di nagari yang dipimpinnya masih dalam proses pendistribusian kepada masyarakat. (**/rik/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026