Even Pacu Jawi terkendala jadwal panen padi masyarakat

id Elfriza Zaharman

Even Pacu Jawi terkendala jadwal panen padi masyarakat

Kadis Disparpora Payakumbuh, Elfriza Zaharmam. (Antara Sumbar/Syafri Ario)

Payakumbuh, (ANTARA) - Upaya Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh, SumateraBarat untuk memasukkan alek Pacu Jawi ke dalam kalender pariwisata Provinsi Sumatera Barat terkendala jadwal panen padi masyarakat di daerah itu.

"Salah satu kendala kita karena jadwal pelaksanaan kegiatan sejauh ini masih tentatif, waktu pelaksanaannya mengikuti jadwal panen padi di sawah yang digunakan panitia sebagai arena pacuan," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, Elfriza Zaharman di Payakumbuh, Kamis.

Disparpora sendiri untuk setiap pelaksanaan Pacu Jawi selalu membantu dalam hal pembiayaan seperti pemberian hadiah.

"Karena waktu pelaksanaannya belum tetap, maka kita masih kesulitan untuk memasukkannya ke kalender pariwisata Provinsi Sumbar," ujarnya.

Menurutnya, potensi Pacu Jawi di Payakumbuh cukup besar karena kekhasannya.

Ia cukup optimistis Pacu Jawi akan mampu menjadi salah satu kegiatan pariwisata yang mampu memancing wisatawan untuk berkunjung ke Payakumbuh.

"Untuk itu kami sudah mengumpulkan para ketua pelaksana Pacu Jawi yang ada di daerah itu untuk menyamakan persepsi," jelasnya.

Tahun ini, Pacu Jawi dipastikan bakal kembali digelar di beberapa kecamatan yang ada di Payakumbuh.

"Kita berharap ke depan bisa dibuat jadwal tetap pelaksanaan eventahunan itu," ujarnya.

Setiap pagelaran Pacu Jawi di Payakumbuh, dari pantauan selalu ramai disaksikan oleh warga setempat dan juga dari daerah lain. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar