Logo Header Antaranews Sumbar

Pemerintah Myanmar-Kelompok Bersenjata Mulai Dialog Politik

Minggu, 24 Maret 2013 19:10 WIB
Image Print

Yangon, (Antara/Xinhua-OANA) - Pemerintah Myanmar dan Organisasi Pembebasan Nasional Pa-O (PNLO) telah sepakat untuk memulai dialog politik dalam putaran pembicaraan berikutnya, kata laporan media resmi Minggu (24/3). Disepakati pada pembicaraan perdamaian yang diadakan antara komite kerja pembuat perdamaian pemerintah pusat, yang dipimpin oleh wakil ketua U Aung Min dan Ketua PNLO Kolonel Khun Okka di Pusat Perdamaian Myanmar di Nay Pyi Taw, Sabtu, kata surat kabar New Light of Myanmar . Kedua pihak mencapai kesepakatan mengenai 10 isu termasuk bantuan, masalah sosial, pengembangan anti-obat dan regional serta keberlanjutan gencatan senjata. Pada Agustus 2012, kedua pihak mengadakan pembicaraan perdamaian tingkat pusat di Taunggyi, Negara Bagian Shan, menghasilkan kesepakatan delapan butir mengenai pendirian kantor penghubung, koordinasi di lokasi pasukan PNLO, kerja sama dalam memerangi obat-obatan narkotika, masalah media, persediaan makanan, keamanan publik dan pertanian dasar. Pemerintah mengklaim bahwa sejauh ini, 10 dari 11 kelompok etnis bersenjata telah menghanguskan pakta perdamaian awal dengan pemerintah di tingkat negara atau pusat sejak Presiden U Thein Sein mengumumkan menawarkan pembicaraan damai dengan kelompok bersenjata etnis pada Agustus 2011. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026