
Dahlan: Rencana Pembatalan MRT Bukan Urusan Saya

Jakarta, (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan, rencana pembatalan "mass rapid transit" (MRT) tidak ada hubungannya dengan pembangunan monorail yang akan dilakukan oleh konsorsium BUMN. "Monorail tidak ada hubungannya dengan MRT. Kajian monorail itu asumsinya tetap jalan. Nah, kalau bahwasanya akan dibatalkan bukan urusan saya," tutur Dahlan saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Kamis. Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo beserta Wagub DKI Basuki Tjahja Purnama tengah mengkaji pembangunan monorail. Oleh sebab itu, kajian tersebut tidak mengasumsikan MRT akan dibatalkan oleh Pemda DKI. "Kajian monorail itu asumsinya MRT tetap jalan. Sekali lagi tidak ada hubungannya ya," ungkapnya. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebelumnya mengisyaratkan akan memberikan persetujuan terlebih dahulu kepada Adhi Karya untuk membangun monorail, sebab dana yang digunakan berasal dari konsorsium BUMN tanpa melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Justru APBN bisa kita gunakan untuk yang lain. Jadi bukan hanya untuk membangun kereta layang," kata Jokowi saat ditemui di kantor Kementerian BUMN pekan lalu. Direktur Utama ADHI Kiswodarmawan mengungkapkan, perseroan akan berkonsorsium dengan BUMN serta mengajak BUMD untuk menggarap proyek monorail Jakarta. Proyek ini akan terbagi dalam dua tahap, yakni tahap pertama mulai dikerjakan pada tahun ini dan diperkirakan selesai 2015 mendatang dan tahap kedua dimulai pada 2015. "Tahap pertama ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp12-13 triliun. Dananya berasal dari konsorsium BUMN dan BUMD," ujar Kiswodarmawan. Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama sebelumya mengatakan, pemaparan ulang rencana pembangunan MRT dilakukan karena pihaknya menerima hasil kajian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Dari hasil kajian MTI, terlihat pembangunan MRT Jakarta sangat mahal. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
