
Komisi Osama Tolak Laporan Harian Inggris Mengenai Temuan

Islamabad, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Satu Komisi, yang bertugas menyelidiki serangan AS untuk membunuh Osama bin Laden di Pakistan pada Mei tahun lalu, Selasa (23/10, membantah sebagai "dibuat-buat dan tak berdasar" laporan satu harian Inggris. Menurut laporan itu, panel tersebut telah membersihkan militer dan pemerintah Pakistan dari keterlibatan dalam perlindungan pemimpin Al Qaida tersebut, kata media setempat. Daily Telegraph, yang mengutip seorang pejabat senior pemerintah, menyatakan tak ada orang lain di kota kecil itu yang mengetahui pria paling dicari di dunia tersebut telah menetap di sana. Lembaga militer dan pemerintah Pakistan telah dibersihkan dari keterlibatan, putusan yang akan memicu tuduhan tentang menutup-nutupi dan membuat marah diplomat Barat, kata surat kabar Inggris itu. "Komisi Penyelidikan mengenai Operasi Abbottabad membantah laporan media tersebut," demikian isi satu pernyataan komisi tersebut sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu. Media cetak dan elektronik Pakistan secara luas mengutip berita di harian Inggris itu pada Selasa. Komisi tersebut telah menuntaskan laporannya tapi belum menyiarkannya. Kepala komisi itu dan mantan hakim Mahkamah Agung Javed Iqbal menyatakan laporan tersebut akan diajukan ke pemerintah dengan usul untuk menyiarkannya. Komisi Abbttabad dibentuk beberapa pekan setelah Angkatan Laut AS, SEALS, menewaskan pemimpin Al Qaida itu, untuk menyelidiki serangan AS dan keberadaan Osama di Pakistan. Komisi lima-anggota tersebut telah mewawancarai janda pemimpin terbunuh Al Qaida, pejabat senior militer, Angkatan Udara, pejabat intelijen, funsionaris senior pemerintah warga Abbottabad. Surat kabar Inggris itu menyatakan isi laporannya bersumber dalam Komisi tersebut, tapi pernyataan itu mengatakan Komisi menjelaskan bahwa "tak ada fakta/laporan semacam itu yang diungkapkan kepada media". (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
