Lima jenazah korban Lion Air JT 610 tiba di Bandara Pangkalpinang

id Lion Air Jatuh,Lion Air JT 610,Korban Tewan Lion Air JT 610

Petugas membawa kantong berisi jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (31/10/2018). Memasuki hari ke-3 pencarian, sejumlah kerabat dan keluarga korban mulai mencari barang milik korban penumpang pesawat Lion Air JT 610 di Posko tersebut, guna dilakukan identifikasi lebih lanjut. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama.

Pangkalpinang, (Antaranews Sumbar) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan lima jenazah tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang untuk diserahkan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat.

"Lima jenazah korban pesawat naas ini yang berhasil diidentifikasi tim medis Polri pada Rabu (7/11) malam tiba secara bertahap menggunakan pesawat berbeda," kata Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan lima jenazah asal Bangka Belitung yang teridentifikasi tim medis Polri yaitu dr. Rio Ananda Pratama (26) berprofesi Dokter Rumah Sakit Bakti Timah beralamat Jalan Dokter Yudono Nomor 26 RT 002/001 Kelurahan Taman Bunga, Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang.

Jenazah Eling Sutikno (59) Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel beralamat di Jalan Nyato Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Jenazah Radika Wijaya (4) dan Rafezza Wijaya (1.9) beralamat Desa Air Putih, Muntok Kabupaten Bangka Barat.

Selanjutnya, jenazah Kasan (63) beragama Khonghucu beralamat Jalan Depati Hamzah Rt.001/002 Semabung Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

"Empat jenazah dilakukan prosesi serah terima di posko krisis center, sementara jenazah dr.Rio Ananda akan langsung dibawa RSBT Pangkalpinang, karena permintaan keluarga korban," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar