Masyarakat Tanah Datar diajak gunakan wadah minuman sendiri

id Lingkungan, sampah plastik

Ilustrasi sampah plastik (ANTARA FOTO/Mappalewa)

Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mengajak seluruh jajaran pemerintahan, organisasi kemasyarakatan (Ormas) serta masyarakat yang ada di daerah tersebut untuk menggunakan tumbler atau wadah minuman sendiri untuk mengurangi sampah plastik.

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi di Batusangkar, Senin, mengatakan upaya untuk mengurangi sampah plastik merupakan isu global yang harus didukungan seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap terjaga dan bersih.

"Untuk mendukung kebijakan nasional tentang pengurangan sampah plastik, saya mengimbau kepada seluruh pihak untuk dapat menggunakan tumbler atau botol minuman sendiri," katanya.

Ia menyebutkan, sebelumnya pihaknya telah menyebarkan edaran kepada seluruh pihak tentang penggunaan wadah plastik untuk mengurangi sampah.

Menurut dia, edaran tersebut sudah dikirimkan kepada seluruh OPD, Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah serta walinagari.

Dalam imbauan tersebut disebutkan agar pada setiap pelaksanaan rapat penyelenggara tidak menyediakan hidangan (snack, makan, dan minum) yang menggunakan kemasan plastik.

Ia mengatakan seperti diketahui penggunaan tumbler dapat mengurangi penggunaan empat botol plastik kemasan air minum per hari, yang otomatis dapat mengurangi sampah plastik.

Oleh sebab itu, dalam rangka mengurangi sampah plastik maka pihaknya mengkampanyekan ganti gaya hidup untuk mengurangi sampah plastik yang sulit diurai walau sudah tertimbun sekian lama di dalam tanah.

Senada, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar, Edi Susanto juga mengimbau kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan.

"Untuk menjaga kebersihan, kami mengimbau kepada para wisatawan yang datang ke Tanah Datar untuk tidak membuang sampah sembarangan," katanya.***3***
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar