
Dua Pendulang Emas Tewas Tertimbun

Padang, (Antara) - Dua pendulang emas di Jorong Batu Laung, Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, tewas tertimbun longsor pada Selasa (19/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Kepala Kepolisian Sektor Sangir Batanghari AKP Benu Alam saat dihubungi dari Padang, Rabu, menyebutkan kedua korban yakni Alwis (35) dan Buyung Pagun (30) tertimbun longsoran lubang tempat mereka mendulang emas yang merupakan bekas lokasi penambangan emas dengan mesin. "Saat kejadian, korban bersama empat rekannya sedang mendulang di lubang bekas penambangan emas dengan mesin. Korban yang berada di paling pinggir tertimbun longsoran, sementara keempat temannya hanya luka-luka ringan," terang dia. Longsornya lubang berdiameter 6 meter tersebut, kata dia, disebabkan oleh hujan yang mengguyur daerah itu sejak Selasa pagi. Benu menambahkan, Alwis yang merupakan warga Bangka Dalam, Nagari Sitapus, Kecamatan Sangir Batanghari, tewas di lokasi kejadian, sementara Buyung Pagun warga Pasar Lamo, Nagari Abai meninggal dunia saat akan dibawa ke Puskesmas terdekat. Kapolsek mengungkapkan, pihak keluarga dari Buyung Pagun, tidak bersedia kalau mayat anggota keluarganya divisum. "Kematian kedua korban dipastikan karena bencana alam. Meskipun begitu, kami tetap upayakan untuk dilakukan visum, namun salah satu pihak keluarga korban tidak bersedia," kata dia. Kedua korban hari ini dikebumikan oleh pihak keluarganya di pemakaman keluarga. Benu mengatakan, dalam melakukan aktivitas, para warga pendulang emas tersebut mencari emas secara berpindah-pindah. Hingga saat ini, di sekitar lokasi longsor tersebut masih banyak aktivitas pendulangan emas. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
