Pemkab Dharmasraya Siapkan 36 Paket Pelatihan Kerja

id Pelatihan

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmisi Dharmasraya, Yefrinaldi menerima salah satu pengunjung mencari informasi pendaftaran di Stand Pameran HUT Dharmasraya ke-14 di Kompleks Sport Center Koto Padang, Sabtu (6/1). (ANTARASUMBAR/Ilka Jensen)

Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) melalui balai latihan kerja (BLK) Sungai Dareh menyiapkan 36 paket pelatihan berbasis kompetensi untuk para pencari kerja di daerah itu pada 2018.

"Kami berharap melalui pelatihan ini nantinya dapat melahirkan tenaga kerja profesional melalui kecakapan, keahlian, sikap, dan moralitas," kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dharmasraya, Yefrinaldi di Pulau Punjung, Sabtu.

Ia mengatakan 36 paket pelatihan itu terbagi untuk delapan kejuruan, diantaranya manufaktur satu paket, garmen apparel 10 paket, walding dua peket, pertanian tiga paket, elektronik tiga paket, otomotive enam paket, teknologi Informatika enam paket, dan listrik lima paket.

Ia menyebutkan masing-masing paket terdapat sebanyak 16 peserta. Pendaftaran pelatihan dibuka bagi seluruh masyarakat yang memiliki kereteria tertentu.

Ia menjelaskan untuk calon peserta laki laki dan perempuan usia 18 sampai 35 tahun, memiliki minat dan kemauan, fotokopi ijazah pendidikan terakhir, foto kopi KTP, pas foto berwarna ukuran 3x4 empat lembar, dan lulus tes seleksi.

"Berkas pendaftaran dapat diantarkan ke UPTD BLK Sungai Dareh Jalan Lintas Sumatera Km 4 Pulau Punjung. Pendaftaran dibuka untuk dua gelombang, gelombang pertama Januari sampai Februari dan Gelombang kedua Januari sampai Maret," jelasnya.

Masyarakat juga dapat mendatangi Stand Pameran Dinas Tenaga Kerja dan Transmisi di Komplek Sport Center Koto Padang untuk mengetahui informasi tentang pendaftaran pelatihan, lanjutnya.

Menurutnya bila ada kemampuan dari pembekalan yang dilakukan dengan biak dapat membuka peluang usaha sendiri sehingga angka pengangguran di Kabupaten Dharmasraya dapat dikurangi.

"Kita terus berupaya menekan angka pengangguran di daerah, salah satunya membekali generasi muda dengan keterampilan melalui pelatihan," ujarnya.

Ia menambahkan biaya untuk pelaksanaan pelatihan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

"Jumlah pastinya belum kami terima, tapi biasanya setiap satu paket pelatih menggunakan biaya sekitar Rp60 juta," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar