Logo Header Antaranews Sumbar

Aspek Pengamanan Rute TdS Perlu Ditingkatkan

Jumat, 15 Februari 2013 09:19 WIB
Image Print

Padang, (ANTARA) - Polda Sumatera Barat meminta aspek pengamanan di rute-rute event Tour de Singkarak (TDS) tahun 2013 perlu ditingkatkan agar tak terjadi hal diluar dugaan selama pelaksanaan berlangsung. "Hasil evaluasi pelaksanaan TdS pada 2012, masih ada hal-hal yang menyebabkan aspek keamanan belum maksimal dan membuat terganggunya pebalap sepeda," kata Kepala Biro Operasi Polda Sumbar, Z. Dt. Marajo pada rapat koordinasi persiapan event TdS 2013 di Auditorium gubernuran, Jumat. Menurut dia, pentingnya peningkatan aspek pengamanan terutama kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan yang dilintasi pebalap agar tidak terulang kasus pada tahun sebelumnya. Sebab, pada pelaksanaan TdS 2012 ada 12 orang pebalap sepeda yang jatuh ketika memasuki kawasan Sijunjung, karena ada kondisi jalan yang kurang baik. Kemudian juga terjatuh satu orang atlet balap sepeda di Kota Sawahlunto tepatnya di depan rumah dinas wali kota setempat, karena jalan tikungan dan ada pasir di badan jalan. Selain itu, terjadi pula kasus adanya salah satu tim dari peserta TdS yang kehilangan sepeda saat memasuki salah satu etape, tapi sudah dijelaskan dan tak mungkin ada masyarakat yang mengambilnya. Dari kejadian-kejadian yang diluar dugaan tersebut, kata dia, syukur peserta dari luar negeri itu tak ada yang komplen dan protes. Oleh karena itu, diminta dalam penetapan rute yang akan ditempuh lebih cepat tentu sangat baik, sehingga instansi yang akan mengerjakan bisa maksimal dan tidak terburu-buru. Hal yang tak kalah pentingnya juga mengoptimalkan sosialisasi ke masyarakat daerah-daerah yang akan dilintasi peserta TdS, karena masih ada masyarakat melintas jalan. "Saat etape di Payakumbuh ada masyarakat yang melintas, padahal rombongan pebalap sepeda sudah dekat dan kendaraan patwal pun tak dihiraukan warga tersebut," ujarnya. Tindakan yang seperti itu hendaknya tidak terulang pada pelaksanaan 2013, karena cukup berisiko baik terhadap masyarakat sendiri dan termasuk peserta TdS. "Kita sudah menyampaikan kepada Polres di kabupaten dan kota untuk mengkoordinasikan dengan instansi terkait dan pemerintah daerah dalam rangka peningkatan pengamanan event berskala internasional pada 2-9 Juni mendatang," katanya. Sebanyak 17 kota/kabupaten yang akan dilewati peserta TdS meliputi Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Padang Panjang, Bukittinggi, Kota Solok, Kabupaten Solok dan Sawahlunto serta Payakumbuh. Selanjutnya Limapuluh Kota, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung dan Dharmasraya serta Pasaman. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026