
Seorang Siswa SMA di Kinali Hampir Tewas Dibacok

Simpang Ampek, (Antara) - Andi Eka Putra (17), siswa SMA Negeri 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, hampir tewas dibacok oleh orang tidak dikenal di jalan umum Padang Guguak Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat, Rabu. "Korban mengalami luka robek di bagian kepala, telinga dan bahu. Hingga saat ini korban mendapat perawatan di klinik yang ada di daerah itu," kata Kapolres Pasaman Barat, AKBP Prabowo Santoso didampinggi Kapolsek Kinali AKP Andi Pramudia Wardana di Simpang Ampek, Rabu. Dia mengatakan pembacokan itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ketika korban sedang mengendarai sepeda motor. Kajadian itu berawal ketika ketika korban berangkat menuju sekolah SMA N 1 Kinali menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU warna merah BA 6769 QU. Dalam perjalanan menuju sekolah tepatnya di jalan umum Padang Guguak Nagari Kinali Kecamatan Kinali, korban dihadang oleh dua orang pemuda yang tidak dikenalnya untuk meminta tumpangan. Merasa tidak ada curiga korban langsung mempersilahkan kedua pemuda itu untuk naik ke sepeda motornya. Tidak lama setelah itu tanpa diduga kedua pelaku itu langsung mengeluarkan senjata tajam. Pelaku membacok kepala, telinga dan badan korban. Saat itu korban langsung menghentikan kendaraannya dan melakukan perlawanan. "Korban berhasil melawan dan menangkap sebuah pisau milik pelaku. Namun, luka korban semakin parah. Dia langsung berusaha menyelamatkan diri ke rumah warga yang ada di sekitar," katanya. Saat itu, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor korban ke dalam perkebunan kelapa sawit inti 4 PTP 6 Sariak Pasaman Barat yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Kapolsek Kinali AKP Andi Pramudia Wardana menambahkan pelaku diduga telah mengintai korban terlebih dahulu sehingga dengan mudah melukai korban. Dia megatakan saat ini Polsek Kinali dibantu anggota Sat Reskrim Polres Pasaman Barat sedang memburu kedua pelaku. "Kita akan terus mengejar pelaku hingga dapat. Informasi terakhir pelaku masih berada dalam perkebunan kelapa sawit milik PTP 6 itu," katanya. (*/aml/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
