
Kurs Euro Stabil Jelang Pertemuan ECB

Tokyo, (Antara/AFP) - Kurs euro bertahan kuat di Asia, Kamis, menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) meski pejabat Prancis menyerukan kemungkinan intervensi pasar untuk mengekang kenaikan mata uang itu. Dalam perdagangan sore di Tokyo, mata uang tunggal naik tipis menjadi 126,59 yen dari 126,46 yen dan menjadi 1,3526 dolar dari 1,3519 dolar di New York pada Rabu. Dolar berada di 93,55 yen, datar dari perdagangan AS, menghentikan penurunan tajam mata uang Jepang setelah jatuh ke tingkat terendah dalam hampir tiga tahun terhadap greenback sehari sebelumnya. Yen turun tajam setelah gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) Masaaki Shirakawa pada Selasa mengumumkan bahwa ia berencana untuk berhenti sekitar tiga minggu sebelum akhir masa jabatannya. Tawarannya untuk mengundurkan diri mengintensifkan pencarian pengganti yang akan mengambil kebijakan moneter agresif yang dijanjikan oleh pemerintahan baru Perdana Menteri Shinzo Abe, analis mengatakan, setelah BoJ dan Tokyo bersitegang tentang bagaimanameningkatkan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu. Meski naik, "kerugian yen baru-baru ini bisa mengumpan balik yen menciptakan tekanan jangka pendek lebih lanjut," Credit Agricole mengatakan dalam sebuah catatan. Para pelaku pasar sedang menunggu pertemuan kebijakan oleh ECB dan Bank Sentral Inggris (BoE) pada Kamis. "Diperkirakan tidak akan ada perubahan kebijakan pada kedua pertemuan itu," National Australia Bank mengatakan dalam sebuah catatan. "Pada konferensi pers Presiden ECB (Mario) Draghi, kita tidak mengharapkan dia menyerahkan kinerja yang lebih lemah. Sebaliknya kami berharap dia untuk sekali lagi menguraikan perbaikan di pasar keuangan karena risiko fragmentasi kawasan euro berkurang dan indikator risiko lainnya membaik," katanya menambahkan. Awal pekan ini, Presiden Prancis Francois Hollande menyerukanzona euro untuk mengelola nilai tukarnya, salah satu poin yang digaungkan oleh Menteri Keuangannya Pierre Moscovici, yang memperingatkan kenaikan euro bisa merugikan pemulihan blok itu. Berlin pada Rabu menanggapi bahwa euro "saat ini tidak terlalu tinggi". Kritik bolak-balik ditujukan kepada Tokyo atas kebijakan nilai tukarnya, dengan para pejabat Jepang berulang kali menyangkal tuduhanmereka mendevaluasi yen dalam sebuah langkah yang berisiko memicu perang mata uang global. Dolar bervariasi terhadap mata uang Asia-Pasifik, menguat menjadi 1,2385 dolar Singapura dari 1,2371 dolar Singapura pada Rabu, menjadi 29,55 dolar Taiwan dari 29,49 dolar Taiwan dan menjadi 9.713rupiah Indonesia dari 9.687 rupiah. Greenback juga menguat menjadi 53,30 rupee India dari 53,01 rupee sementara merosot menjadi 1.087,90 won Korea Selatan dari 1.088,68 won. Unit AS hampir datar pada 29,77 baht Thailand dan 40,65 peso Filipina. Dolar Australia merosot menjadi 1,0329 dolar AS dari 1,0356 dolar AS, dan yuan China diambil 14,98 yen terhadap 15,04 yen. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
