
Pemkot Solok Berangkatkan 85 CJH Pada 2017
Jumat, 10 Februari 2017 19:31 WIB

Solok, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, berencana memberangkatkan sebanyak 85 calon jamaah haji (CJH) asal kota itu untuk pemberangkatan haji pada Agustus 2017.
"Jumlah ini kemungkinan masih berubah mengingat kepastian berapa yang akan diberangkatkan lebih jelas setelah mereka membayar pelunasan biaya haji pada akhir Mei 2017," kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama setempat, Elta Suryati didampingi stafnya Ibrahim, di Solok, Jumat.
Ia menyebutkan jumlah 85 CJH ini baru kuota dasar, sedangkan lainnya masih menunggu keputusan dan surat resmi dari Kementerian Agama, jika sudah jelas baru bisa diteruskan kepada masyarakat.
Pada 2016 tercatat sebanyak 96 jamaah haji asal Kota Solok. Namun terjadi pengurangan pada 2017 disebabkan kuota untuk Sumatera Barat mengalami pemotongan sebanyak 20 persen.
Namun ada kemungkinan penambahan kuota haji untuk Sumbar, tapi masih menunggu regulasi dari pemerintah. Sebelumnya kuota haji Sumbar mencapai 4.500 orang, tapi tahun ini hanya 3.600 CJH.
Ia mengatakan para CJH terus diingatkan agar menjaga kondisi kesehatan supaya pada pemeriksaan kesehatan terakhir nantinya semua dalam keadaan baik.
Kemenag Solok sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap CJH untuk mengetahui kondisi kesehatannya dan mencegah hal yang tidak diinginkan di tanah suci nantinya.
Dari pemeriksaan awal itu sejauh ini semua CJH asal Kota Solok dalam keadaan baik, tidak ditemukan ada yang mengalami masalah kesehatan serius.
Terkait biaya perjalanan haji tahun ini masih berkisar antara Rp30-35 juta. Dari jumlah dana itu akan dikembalikan kepada jamaah (living cost) sebesar 1.500 Real untuk membayar dam atau denda serta keperluan lainnya.
Untuk pelaksanaan manasik haji terdapat tiga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang dapat dipilih secara bebas oleh CJH. Pemkot Solok sendiri juga akan memberikan bimbingan tambahan. (*)
Pewarta: Tri Asmaini
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
