Logo Header Antaranews Sumbar

Helikopter Pengangkut Logistik di Sandera di Yahukimo

Kamis, 31 Januari 2013 15:11 WIB
Image Print

Wamena, (ANTARA) - Heli milik perusahaan swasta pada Kamis (31/1) sekitar pukul 12.00 WIT yang akan mengangkut logistik pemilu sempat disandera masyarakat di Obio, Kabupaten Yahukimo. Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian kepada ANTARA di Wamena, mengakui, helikopter milik perusahaan swasta itu mengangkut logistik berupa surat suara itu sempat disandera masyarakat sesaat setelah mendarat. "Kemungkinan masyarakat tidak mengetahui kalau helikopter tersebut mengangkut logistik pilkada mengingat surat suara untuk daerah itu belum terkirim sehingga masyarakat belum melakukan pencoblosan," kata Kapolda Irjen Pol Tito. Menurutnya, setelah diberikan penjelasan oleh anggotanya helikopter itu dilepas dan diijinkan kembali terbang. Helikopter milik salah satu perusahaan penambangan itu kemungkinan disewa KPU Yahukimo untuk mengangkut logistik pilkada dan saat ini sudah terbang kembali ke base campnya, kata Irjen Pol Tito. Ketua KPU Papua Benny Suweni yang dihubungi ANTARA melalui telepon selularnya mengakui, belum mendapat laporan tentang adanya TPS di Kabupaten Yahukimo yang belum melakukan pencoblosan. "Saya belum mendapat informasi dari KPU Yahukimo nanti di cek dulu," kata Benny Suweni. Menurutnya, dari laporan yang diterima terungkap ada delapan TPS yang baru melakukan pencoblosan hari ini, Kamis (31/1) yakni TPS Mapia di Kabupaten Supiori dan tujuh TPS di Distrik Meganbilis, Kabupaten Mamberamo Tengah. "Mudah-mudahan hari ini kedelapan TPS bisa melakukan pencoblosan," harap Ketua KPU Benny Suweni. KPU Papua sendiri menjadwalkan untuk melakukan pleno tgl 13 atau 14 Pebruari mendatang. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026