Logo Header Antaranews Sumbar

Survei LSI: Masyarakat Khawatirkan Kinerja Kabinet

Selasa, 29 Januari 2013 18:56 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARA) - Survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia menemukan 86,35 persen masyarakat mengkhawatirkan para menteri dapat fokus bekerja mendekati Pemilu 2014. Dan, hanya 10,79 persen masyarakat yang menyakini bahwa para anggota kabinet akan lebih fokus dan bekerja secara maksimal, demikian hasil survei yang dirilis tim riset LSI, Selasa, di Jakarta. Survei LSI dilakukan melalui "quick poll" dengan "multistage random sampling" terhadap 1.200 responden di 33 provinsi dan dilaksanakan selama tiga hari, 22--25 Januari 2013. Tim riset LSI dalam survei tersebut menemukan sebanyak 58,23 persen publik percaya para menteri lebih banyak bekerja untuk kepentingan partainya dan hanya 30,38 persen yang percaya menteri tetap bekerja untuk kepentingan rakyat. "Hal itu dikuatkan dengan memori publik pada masa sebelumnya bahwa setahun menjelang pemilu, para menteri lebih sibuk menghadiri kegiatan parati, cuti kampanye, dan bahkan sebagian menjadi calon anggota legislatif," demikian rilis tersebut mengugkapkan. Survei LSI juga memperlihatkan kepuasan terhadap kinerja semakin turun dan hanya tinggal 32,34 persen pada tahun 2012. Padahal pada bulan Januari 2010, kepuasan masyarakat mencapai 52,30 persen, dan Oktober 2010 mencapai 46,50 persen. Ada beberapa alasan terhadap semakin rendahnya kepuasan publik terhadap kinerja. Pertama, penilaian terhadap menteri-menteri dari partai politik yang dinilai lebih sibuk mengurusi partainya. Kedua, penetapan Menteri Pemuda dan Olaharag Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus korupsi Hambalang, dan penempatan para menteri yang dinilai tidak kompeten di bidangnya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026