
DPD: Daker Mekkah Siap Sambut Jamaah
Senin, 15 Agustus 2016 22:40 WIB

Mekkah, (Antara Sumbar) - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menilai Daerah Kerja (Daker) Mekkah sudah siap melayani jamaah haji namun meminta agar di masa mendatang lebih memperhatikan pemasangan papan petunjuk berbahasa Indonesia.
"Daker Mekkah sudah siap, ini sungguh kabar baik," kata pimpinan rombongan DPD, Hardi Selamat Hood, di Mekkah, Arab Saudi, Senin waktu Arab Saudi.
Ia mencatat sejumlah perbaikan yang telah dilakukan sesuai masukan DPD pada tahun 2015.
"Kami optimistis Daker Makkah dan Kemenag secara keseluruhan bisa melaksanakan tugas layanan hajinya lebih prima lagi," katanya.
Selain menyoroti peningkatan kinerja, DPD dalam kunjungan itu juga memberikan sejumlah masukan antara lain meminta agar pemerintah memperbanyak papan petunjuk berbahasa Indonesia untuk mempermudah jamaah Indonesia.
Kepala Daerah Kerja Mekkah Arsyad Hidayat menyatakan tim Daker Mekkah mengapresiasi semua usulan dan saran dari DPD.
Sementara itu terkait papan petunjuk berbahasa Indonesia, menurut dia, pemerintah telah menyampaikan hal itu pada pemerintah Arab Saudi.
"Sebetulnya ada tapi belum banyak," katanya seraya menambahkan bahwa pemerintah Arab Saudi menilai Bahasa Indonesia sama dengan Bahasa Melayu padahal pada beberapa hal tidak sama.
Rombongan DPD yang melakukan kunjungan ke Daker Mekkah berjumlah sembilan orang, Hardi Selamat Hood, anggota yang lain adalah Ahmad Sadeli Karim, Habib Hamid Abdullah, Muslihuddin Abdurrasyid, Emma Yohanna Hariadi, Daryati Uteng Suryadiyatna, Ayu Koes Indriyah, Suriati Armaiyn dan Emilia Contessa.
Kehadiran Emilia Contessa di kantor Daker Mekkah sempat menarik perhatian sejumlah petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Beberapa orang tampak sengaja menanti hingga selesai pertemuan untuk kesempatan berfoto dengan penyanyi senior itu. Dan tidak hanya para mukimin (warga Indonesia di Arab Saudi) atau para mahasiswa dari Mesir, sejumlah petugas PPIH Jakarta pun ikut mengantre. (*)
Pewarta: Gusti NC Aryani
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
