
Polres Segera Panggil Pengurus Mushala Nurul Falah Terkait Pembakaran Sajadah
Selasa, 12 Juli 2016 17:39 WIB

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) segera memanggil pengurus Mushala Nurul Falah, Jambak, Kecamatan Luhak Nan Duo, terkait pembakaran sajadah shalat oleh orang tidak dikenal di mushala itu, Senin (11/7).
"Benar, kasus ini sedang dalam penyelidikan. Dalam waktu dekat pengurus musholla akan kami mintai keterangan," kata Kepala Polres, AKBP Djoko Ananto didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Rico Fernanda dan Kasat Intelkam, AKP Muzhendra di Simpang Empat, Selasa.
Ia menambahkan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sajadah dan air mineral yang diduga digunakan untuk memadamkan api.
"Kami akan mendalami kasus ini sampai tuntas. Namun kami minta warga jangan terpancing dan serahkan kepenegak hukum untuk mengusutnya," ujarnya.
Ia menyebutkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan warga sekitar mushala dan dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada.
"Dari hasil pertemuan itu, masyarakat sepakat menyerahkan kasus itu ke pihak kepolisian," sebutnya.
Kasat Reskrim, AKP Rico Fernanda mengemukakan, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal pihaknya belum bisa memastikan apakah pembakaran sajadah itu disengaja atau tidak.
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan di TKP barang yang terbakar hanya sajadah dan tikar alas sajadah. Sedangkan barang yang ada di sekitarnya tidak terbakar.
Bahkan ada upaya pemadaman api yang dibuktikan dengan adanya air mineral tersisa yang disiramkan ketepi sajadah yang terbakar.
"Kami belum bisa memastikan apa motif dibalik terbakarnya sajadah itu. Penyelidikan akan terus kita lakukan," jelasnya.
Kasat Intelkam AKP Muzhendra menambahkan dari informasi di lapangan, mushala itu sering dijadikan tempat tidur oleh anak-anak remaja yang ada disekitarnya.
"Kami belum bisa memastikan siapa pelaku dan motifnya. Yang jelas kami terus melakukan penyelidikan," tegasnya.
Seperti berita sebelumnya, warga Pasaman Barat dikejutkan dengan adanya pembakaran sajalah shalat di mushala itu.
Warga menginginkan pihak kepolisian mengusut tuntas kasus pembakaran ini karena bisa memancing amarah umat muslim.
"Kami serahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Mudah-mudahan bisa terungkap siapa pelakunya," harap seorang warga Jambak, Suhar. (*)
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
