
Tim Masih Cari Korban Tabrakan di PLTA Agam
Senin, 20 Juni 2016 19:55 WIB

Payakumbuh, (Antara Sumbar) - Tim masih mencari korban tabrakan di Kawasan PLTA Agam perbatasan Kabupaten Agam dengan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Jumat Siang.
Kepala Seksi SAR Pol Air Polda Sumbar, Kompol Aminuddin saat di lokasi kejadian, Senin, mengatakan hingga saat ini tim yang berasal dari BPBD, Polri, dan Pol Air masih melakukan pencarian korban bernama Yosep Permando asal Pekanbaru Riau.
Ia menambahkan, hingga saat ini baru dua korban yang ditemukan, yakni Dedet asal Padang dan Wahyu asal Muko-Muko Bengkulu.
Wahyu yang juga anggota Shabara Polda Sumbar ditemukan pada Minggu (19/6) sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Ia ditemukan mengambang dalam Bantaran Sungai Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota.
Sementara, pada Sabtu (18/6) tim menemukan Dedet dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil Panther yang nyemplung ke Sungai Batang Agam setelah kecelakaan.
Kecelakaan antara sepeda motor merk Honda Beat dengan mobil jenis Isuzu Panther BA 1073 QB terjadi pada Jum'at (17/6) sekitar pukul 13.00 WIB di jalan utama Bukittinggi-Payakumbuh Kilometer 21, tepatnya di dekat PLTA Agam.
Akibat kejadian tersebut mobil Panther terjun ke sungai, dimana di dalam ada satu sopir dan dua penumpang. Sedangkan Pengendara sepeda motor mengalami patah kaki kanan, jidat luka robek dan luka lebam pada dada.
Salah seorang Warga Limapuluh Kota, Anirman mengatakan lokasi kejadian dua kendaraan tersebut merupakan titik yang rawan kecelakaan lalu lintas, dimana setiap tahun terus memakan korban jiwa.
Menurutnya, kondisinya jalan yang ada tikungan serta di sisi badan jalan ada tebing dan jurang.
"Untuk itu, setiap pengendara harus lebih hati-hati melintasi ruas jalan tersebut," kata dia. (*)
Pewarta: Mardikola Tri Rahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
