Logo Header Antaranews Sumbar

Pencopotan Erisman, Wali Kota: Warga Hormati Keputusan Hukum

Rabu, 15 Juni 2016 13:59 WIB
Image Print
Gedung DPRD Padang. (Int)

Padang, (Antara Sumbar) - Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengajak masyarakat setempat terutama para demonstran yang menuntut pencopotan Ketua DPRD dari jabatannya untuk menghormati keputusan hukum.

"Indonesia ini negara hukum, jadi yang berdasarkan hukumlah yang harus dibela dan dilaksanakan," kata dia di depan para demonstran di gedung DPRD Padang, Rabu.

Terkait tuntutan para demonstran agar pemberhentian Erisman dipercepat dari jadwal 22 Juli, dia mengatakan, agar masyarakat menghargai setiap prosedur yang ada.

"DPRD Padang pasti akan menyikapi segala sesuatu sesuai aturan yang ada," ujarnya.

Menurut dia, masyarakat perlu percaya pada para anggota dewan sebagai wakil rakyat karena mereka pasti menyikapi permasalahan termasuk terkait sanksi diperoleh Erisman dengan sebaik-baiknya.

Ia menilai permasalahan itu sudah jelas dan ada titik temu sehingga apapun keputusan hukum nantinya harus dihormati bersama.

Sementara orator demanstran yang mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Formas, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) dan masyarakat daerah pemilihan Padang Barat, Anief Bakri mengatakan, aksi damai tersebut jangan dianggap mengandung unsur politis.

"Jangan ada yang bela Erisman karena sikapnya telah melewati batas kewajaran. Jika wali kota setempat membela, kami sangat kecewa," ujarnya.

Ketua DPRD Padang Erisman menilai aksi demonstrasi itu ditunggangi kepentingan oknum tertentu dan ia merasa dizalimi.

"Saya tidak akan tinggal diam dan melaporkan ke PTUN," ujarnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026