
Warga Pantai Mukomuko Mengungsi ke Tempat Tinggi
Kamis, 2 Juni 2016 07:37 WIB

Mukomuko, (Antara Sumbar) - Sebagian warga sepanjang pesisir pantai di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis pagi mengungsi ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi adanya gempa bumi yang disusul dengan naiknya gelombang laut atau tsunami melanda daerah itu.
Berdasarkan pantauan di Desa Ujung Padang Kecamatan Kota Mukomuko, Kamis pagi, warga di wilayah itu mengungsi setelah merasakan getaran gempa bumi yang cukup kuat mengguncang Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.
Warga Bandar Ratu Budi Hartono menyebutkan saat ini kondisi sepanjang jalan dua jalur menuju arah rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat seperti jalan raya karena ramai kendaraan roda dua dan empat yang mengarah ke lokasi yang lebih tinggi.
"Jalan ini seperti 'jalan tol' karena banyak kendaraan dari arah pantai yang menuju ke wilayah yang lebih tinggi," ujarnya.
Ia mengatakan setiap gempa bumi jalan di depan rumahnya selalu ramai oleh kendaraan warga terutama mobil uang meluncur ke wilayah itu.
Karena, katanya, wilayah Satuan Pemukiman (SP) VI Kecamatan Air Manjuto menjadi lokasi alternatif bagi warga setempat untuk menyelamatkan diri dari tsunami.
"Lokasinya tinggi sehingga warga ke atas semua," ujarnya pula.
Sementara itu, informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi berkekuatan 6,5 SR itu terjadi tanggal 2 Juni 2016 pukul 05.56 WIB. Lokasi 2.29 LS,100.46 BT pada 79 Km barat daya Pesisir Selatan, Sumbar. (*)
Pewarta: Ferri Arianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
