Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Bukittinggi Lakukan Pembayaran Perdana PBB-P2

Rabu, 20 April 2016 18:09 WIB
Image Print

Bukittinggi, (AntaraSumbar) - Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi melakukan pembayaran perdana Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2016, di Bukittinggi, Rabu.

"Pembayaran perdana tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Irwandi yang diwakili oleh Asisten II, Ismail Djohar dilanjutkan oleh para pimpinan SKPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lain yang memiliki objek pajak PBB-P2 di wilayah administrasi Bukittinggi," kata Sekretaris Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Bukittinggi, Risma Novarina, di Bukittinggi, Rabu.

Pelaksanaan pembayaran perdana PBB-P2 tahun 2016 tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan pemberitahuan umum atau "public announcement" pembayaran pajak yang digelar di aula balaikota lama setempat.

"Melalui pembayaran perdana yang dilakukan oleh ASN Bukittinggi, kami berharap dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar membayar pajak tepat waktu," ujarnya.

Selain itu, melalui pembayaran pajak tepat waktu tersebut juga diharapkan dapat mencapai target penerimaan PBB-P2 tahun 2016 sebesar Rp3 miliar dari 28.751 objek pajak.

Asisten II Pemerintah kota (Pemko) Bukittinggi, Ismail Djohar meminta seluruh ASN di daerah itu harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam ketaatan membayar pajak.

"Jangan sampai ASN yang justru terlambat bahkan menunggak dalam membayar pajak," lanjutnya.

Dalam rangka mencapai target realisasi PBB-P2 tahun 2016, ia mengharapkan seluruh camat dan lurah di daerah itu dapat memaksimalkan pemungutan dan meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah kerja masing-masing untuk membayar pajak.

Ia mengimbau masyarakat setempat selaku wajib pajak PBB-P2 agar dapat membayar pajak sebelum jatuh tempo yang telah ditetapkan pada 31 Oktober 2016.

"Manfaat pajak itu akan kembali pada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Melalui pajak yang terhimpun, pembangunan akan terus berlanjut dan pelayanan terhadap masyarakat juga lebih optimal," katanya. (cpw)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026