
Peserta UN Susulan Nihil di Padang Panjang
Jumat, 8 April 2016 14:46 WIB

Padang Panjang, (Antara) - Kehadiran peserta Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2015/2016 sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mencapai 100 persen selama berlangsungnya ujian, sehingga peserta UN susulan nihil di daerah itu.
"Tidak ada siswa kami yang mengikuti UN susulan tingkat SLTA/sederat, karena semua peserta yang terdata di Dinas Pendidikan mengikuti UN sejak hari pertama penyelenggaraan sampai selesai," kata Kepala Dinas Pendidikan Padang Panjang, Desmon di Padang Panjang, Jumat.
Ia menambahan UN susulan diberlakukan bagi siswa apabila peserta tidak mengikuti pelaksanaan UN pada waktu yang sudah ditetapkan dengan alasan yang masuk akal.
"Namun kondisi itu tidak ada di Padang Panjang, karena tingkat kehadiran peserta mencapai 100 persen meski ada yang mengikuti UN dari awal sampai selesai pelaksanaan UN," ujarnya.
Biasanya, sebut dia, peserta UN tidak hadir dan diperbolehkan mengikuti UN susulan dengan alasan tertentu seperti sakit dan alasan lain yang bisa ditolerir.
"Jika siswa sakit dan tidak bisa datang ke sekolah penyelenggara UN yang dilengkapi dengan surat keterangan sah, panitia memberlakukan UN susulan bagi peserta tersebut," tambahnya.
Ia menyebutkan di Padang Panjang sendiri ada satu orang siswa yang melaksanakan UN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), karena diizinkan oleh dokter yang merawatnya.
Untuk lokasi penyelenggaraan UN susulan, kata dia, tergantung dari keputusan panitia UN. "Biasanya lokasi ujian susulan bisa di sekolah dan Dinas Pendidikan," sebutnya.
Untuk UN utama tingkat SLTA/sederajat digelar pada 4 hingga 7 April 2015 dan UN susulan dijadwalkan seminggu setelah UN utama.
Masyarakat Padang Panjang, Hendra Saputra memberikan apresiasi tidak adanya peserta UN susulan tingkat SLTA di daerah itu.
"Alhamdulillah siswa SLTA di Padang Panjang bisa mengikuti UN dari hari pertama hingga akhir dengan lancar, meski ada satu orang yang melakukan ujian RSUD," ujarnya.
UN tingkat SLTA di Padang Panjang tahun ini diikuti 1.566 peserta yang tersebar di 16 SLTA baik itu swasta maupun negeri. (*)
Pewarta: Vicha Faradhika
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
