
Agam Butuh Rp45,5 Miliar Renovasi 13 Pasar

Lubuk Basung, (AntaraSumbar) - Pemerintah Kabupaten Agam membutuhkan dana sebesar Rp45,5 miliar untuk merenovasi 13 pasar tradisional yang ada di daerah itu.
Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan setempat, Agus Efendi di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan satu unit pasar membutuhkan dana sebesar Rp3,5 miliar untuk direnovasi.
"Dana ini akan digunakan untuk memperbaiki lokasi berjualan bagi pedagang sayuran, ikan, ayam dan barang lainnya di pasar tersebut, sehingga konsumen menjadi betah saat berada di pasar," katanya.
Sebanyak 13 pasar tradisional ini di antaranya Pasar Padang Luar di Kecamatan Banuhampu, Pasar Sungai Buluh di Banuhampu.
Selain itu, Pasar Bawan di Kecamatan Ampek Nagari, Pasar Lawang dan Pasar Matur di Matur dan beberapa pasar lainnya.
"Renovasi 13 pasar ini merupakan usulan dari masyarakat saat musyawarah perencanaan dan pembangunan (musrembang) nagari dan kecamatan pada Februari 2016," tambahnya.
Menurut dia, agar pasar bisa direnovasi, pemerintah setempat akan mengajukan dana ke Pemerintah Provinsi Sumbar dan pemerintah pusat, karena pemerintah daerah terbatas anggarannya.
Pada 2016, Agam merenovasi tiga pasar dengan dana sebesar Rp2,2 miliar yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp1,7 miliar dan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp443,5 juta.
Ketiga pasar itu yakni Pasar Balai Selasa di Kecamatan Lubuk Basung, Pasar Pakan Kamih di Tilatang Kamang dan Pasar Kayu Pasak, Palembayan.
"Saat ini renovasi ketiga pasar itu sedang proses penyiapan dokumen untuk lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)," katanya.
Sedangkan pada 2015, pemerintah merenovasi Pasar Inpres Padang Baru Kecamatan Lubuk Basung, Pasar Serikat Baso di Baso dan Pasar Ulu Banda di Malalak, dengan dana sekitar Rp2 miliar yang berasal dari DAK dan DAU.
Ketua Komisi II Bidang Pembangunan dan Perekonomian DPRD Agam Syafruddin mengatakan, renovasi pasar ini tanggung jawab pemerintah, sedangkan DPRD hanya memperjuangan aspirasi dari masyarakat.
Ia menambahkan, ini perlu perhatian serius oleh pemerintah daerah sehingga pasar menjadi higienis dan bersih.
"Kita akan memperjuangkan aspirasi terkait renovasi pasar ini saat musrembang tingkat kabupaten," katanya. (*)
Pewarta: Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
