Logo Header Antaranews Sumbar

Indeks Dow dan S&P 500 Capai Tertinggi Lima Tahun

Sabtu, 19 Januari 2013 06:59 WIB
Image Print

New York, (ANTARA/AFP) - Indeks Dow Jones dan S&P 500 mencapai tingkat terbaik mereka sejak akhir 2007 pada Jumat (Sabtu pagi WIB), dibantu oleh berita bahwa Partai Republik kemungkinan setuju untuk menaikkan pagu utang AS. Tetapi, di pihak lain pendapatan buruk dari Intel menarik indeks Nasdaq lebih rendah. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 53,68 poin (0,39 persen) menjadi 13.649,70, penutupan tertinggi sejak 10 Desember 2007. Indeks berbasis luas S&P 500 bertambah 5,04 poin (0,34 persen) menjadi 1.485,98, tingkat tertinggi sejak 26 Desember 2007. Namun indeks komposit teknologi Nasdaq berakhir turun 1,30 poin (0,04 persen) pada 3.134,71. Anggota Kongres Partai Republik bergerak mencegah krisis lain melalui pagu utang dengan merencanakan pemungutan suara untuk memperpanjangnya selama tiga bulan, sementara para pemimpin politik memilah anggaran dan rencana jangka panjang untuk pemotongan pengeluaran pemerintah. Itu membantu meningkatkan saham secara luas, bersama dengan beberapa laporan laba kuartal keempat dan proyeksi yang menggembirakan. Saham raksasa industri GE ditutup naik 3,5 persen setelah mengalahkan proyeksi laba per sahamnya satu sen, datang pada 44 sen. Kepala eksekutif Jeffrey Immelt melukiskan gambaran yang menggembirakan untuk 2013, termasuk perusahaannya di China, dan mengatakan telah mengakhiri tahun dengan sebuah buku order yang lebih besar dari perkiraan. Morgan Stanley melonjak 7,9 persen karena pendapatannya, dan raksasa layanan ladang minyak Schlumberger naik 4,3 persen didorong kinerja kuartalan yang kuat. AT & T naik 0,7 persen menyusul pengumuman setelah perdagangan Kamis, bahwa pihaknya akan mengambil biaya 10 miliar dolar AS pada laba kuartalannya ke rekening untuk pemotongan tajam perkiraan labanya pada dana pensiun, karena suku bunga lebih rendah. Boeing, yang sedang menghadapi kesulitan lebih besar atas pesawat 787 Dreamliner-nya, jatuh kembali 0,3 persen setelah berbalik naik 1,2 persen pada Kamis. Di Nasdaq, pembuat chip Intel jatuh 6,3 persen setelah kinerja kuartal keempatnya buruk, dengan penurunan 31 persen dalam laba dan menurunkan perkiraan untuk tahun ini, karena penjualan PC tetap lemah. Laporan Intel menarik AMD saingannya yang lebih kecil, turun sebesar 10,2 persen. Tetapi pembuat Blackberry, Research in Motion melonjak 6,2 persen setelah rekomendasi sahamnya dinaikkan menjadi "beli" oleh perusahaan pialang Jeffries, menetapkan target harga 19,50 dolar AS. Saham RIM berakhir di 15,84 dolar AS. Harga obligasi naik. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun AS turun menjadi 1,84 persen dari 1,88 persen pada Kamis. Imbal hasil pada obligasi 30-tahun merosot ke 3,03 persen dari 3,07 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026