
Silaturahmi PWS Sumbar Untuk Tingkatkan Eksistensi
Minggu, 31 Januari 2016 15:30 WIB

Padang, 31/1 (Antara) - Paguyuban Warga Sunda (PWS) se-Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan silaturahmi akbar dalam rangka meningkatkan eksistensi warga Sunda di daerah itu sekaligus melantik pengurus baru masa bakti 2016-2021 pada Minggu.
"Kegiatan ini dilaksanakan sekali dalam empat tahun dan diharapkan dapat meningkatkan eksistensi warga sunda di Sumbar atau Minang," kata Ketua PWS Sumbar Aji Rukmana saat kegiatan silaturahmi akbar PWS se-Sumbar 2016 di gedung sapta marga korem 032/WBR Padang, Minggu.
Ia mengatakan selama ini hubungan antara warga Sunda di Sumbar dengan warga asli terjalin dengan baik dan diharapkan terus dapat berbaur lebih baik ke depannya.
Menurutnya, saat ini tercatat 33.000 orang Sunda yang tersebar di seluruh kabupaten/kota Sumbar, itu belum termasuk warga musiman yang berjualan atau ada proyeksi lain.
"Untuk kegiatan silaturahmi akbar sekaligus pelantikan pengurus, diperkirakan sekitar 1.000 orang datang dari PWS di 14 kabupaten/kota," katanya.
Ia menyampaikan PWS bukanlah milik perorangan, kelompok ataupun orang berpendidikan saja, melainkan milik seluruh warga Sunda sehingga tidak perlu merasa terasing berada di Sumbar dan diharapkan turut dalam pembangunan daerah.
Selain itu, ia berharap pemerintah setempat membimbing warga Sunda di Sumbar dalam setiap lini termasuk kebutuhan pendidikan dan seni budaya.
"Kami punya alat untuk berkesenian, namun belum ada pelatih. Dan selama ini hanya punya sisingaan saja," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Antara, kegiatan itu dimulai dengan penampilan tari gulang-gulang dan tari lengser sekaligus menyambut kedatangan tamu undangan termasuk salah seorang anggota DPR RI Popong Otje Djundjunan atau yang biasa dipanggil Ceu Popong.
Dalam kegiatan yang juga menampilkan berbagai kesenian Jabar tersebut turut hadir Gubernur Sumbar Terpilih Irwan Prayitno, Asisten II Setdaprov Sumbar Syafruddin, Wakil Wali Kota Padang Emzalmi, Ketua Umum PWS Didi Turmudzi, Setdaprov Jabar Iwa Karniwa, Bupati Agam, Tanah Datar, Wakil Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, pengurus PWS se-Sumbar serta warga Sunda di Sumbar.
Ketua Umum PWS Didi Turmudzi menyampaikan hubungan antara Sumbar dan Jabar terjalin baik sejak dulu sehingga warga Sunda yang ada di Sumbar tidak perlu takut hanya karena berada jauh dari daerah asal.
Sementara anggota DPR RI Popong Otje Djundjunan mengapresiasi adanya PWS di Sumbar dan mengatakan organisasi itu ialah milik bersama sehingga perlu adanya kerja sama dan rasa tanggung jawab penuh dalam menjalankannya.
"Nama Sunda bagi warga Sunda melekat dari ujung rambut ke ujung kaki sehingga perlu menjaga nama baik dan perilaku dimanapun berada," ujarnya.
Wakil Wali Kota Padang Emzalmi mengatakan warga Sunda telah banyak membantu dalam kemajuan kota dan pemerintah setempat mengapresiasi adanya PWS yang telah tersebar di 14 kabupaten/kota sehingga diharapkan dapat benar-benar berbaur dengan masyarakat setempat dalam membangun daerah.
Ia mengatakan khusus Kota Padang terdapat sekitar 500.000 jiwa atau 1.500 KK warga Sunda.
"Kami berterima kasih untuk kerja sama selama ini. Terkait dilantiknya pengurus PWS Sumbar baru diharapkan kerja sama yang terjalin juga lebih baik termasuk bidang budaya," katanya.
Menurutnya, keberadaan warga Sunda di Sumbar khususnya Kota Padang memperkaya budaya yang ada termasuk dari segi bahasa sehingga saat ini di RRI Padang telah ada program khusus Sunda.*
Pewarta: Vicha Faradika
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
