
MPR Harap Ade Selesaikan Kegaduhan di DPR
Selasa, 12 Januari 2016 11:23 WIB

Jakarta, (Antara) - Ketua MPR, Zulkifli Hasan berharap Ketua DPR Ade Komarudin dapat menyelesaikan "kegaduhan" di insitusi legislatif sehingga bisa menjalankan tugas dan amanah rakyat dengan baik.
"Kami berharap (atas dilantiknya Ade Komarudin) kegaduhan di 2016 'tutup buku'," kata Ketua MPR di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa.
Zulkifli Hasan mengingatkan kepada seluruh anggota DPR terkait sumpah dan janji untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut dia, keberpihakan kepada masyarakat jelas harus diutamakan, bukan malah membuat gaduh politik nasional.
"Keberpihakan yang jelas, jangan lagi 'gaduh' karena tidak ada kaitannya dengan rakyat," ujarnya.
Produktivitas
Sebelumnya, Ade Komarudin dilantik menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto dalam Rapat Paripurna DPR pada Senin (11/1).
Ketua DPR Ade Komarudin akan fokus meningkatkan produktifitas institusinya dalam membuat produk legislasi, dengan mengajak seluruh anggota DPR berkomitmen dalam mewujudkannya.
"Tahun 2015 DPR hanya menghasilkan tiga Undang-Undang, ini harus dievaluasi dan introspeksi sehingga kedepan harus lebih produktif," katanya dalam pidato perdananya di Rapat Paripurna DPR, Gedung Nusantara II, Jakarta, Senin.
Ade menyadari bahwa fungsi legislasi DPR mengalami sorotan dari masyarakat karena mengalami kemerosotan dari segi jumlahnya.
Menurut dia, dirinya mengetahui bahwa kurang maksimalnya kinerja dalam produk legislasi itu disebabkan energi anggota DPR dikuras untuk berbagai kegiatan dan hanya menciptakan kegaduhan.
"Dalam pembuatan UU bukan hanya tugas DPR namun juga pemerintah sehingga koordinasi dan komunikasi keduanya harus ditingkatkan," ujarnya.
Ade mengatakan kebersamaan antara pimpinan DPR, pimpinan fraksi di DPR dan seluruh anggota, maka produktifitas bisa meningkat.
Menurut dia, kedepan komunikasi yang dibangun bukan hanya formal namun intensif secara informal agar tidak ada kecurigaan dan tidak ada batasan. (*)
Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
