
Stadium Kalahkan Tonga 68-53

Jakarta, (ANTARA) - Stadium Jakarta kembali memenangi laga lanjutan Liga Bola Basket Nasional (NBL) 2012-2013 Seri Kedua dengan mengalahkan Tonga BSC Jakarta 68-53. Randolph Ariestedes kali ini menjadi bintang permainan Stadium dengan mencetak perolehan angka terbanyak yaitu sebanyak 19 poin. Meski demikian, peran bintang Stadium Merio Ferdiansyah tak bisa dilepaskan karena ia berhasil memimpin rekan-rekannya untuk bermain lebih baik saat berada di lapangan. Ia mencetak 15 angka dalam pertandingan tersebut. Sementara dari kubu Tonga, Herman Kurniawan menjadi pencetak angka terbanyak yaitu sebanyak 16 poin. Dengan kemenangan tersebut, Stadium melejit ke peringkat tiga klasemen sementara dengan perolehan 14 poin dari lima kemenangan dan empat kekalahan. Sementara Tonga masih bertahan di papan bawah klasemen, yaitu peringkat 10 dengan perolehan 10 poin dan hanya mencatatkan satu kemenangan saja dari sembilan pertandingan. Tonga sendiri selama seri kedua NBL berlangsung belum sekalipun mendapatkan kemenangan, berbanding terbalik dengan Stadium yang belum kalah. Stadium terlihat serius untuk memenangkan pertandingan ini dengan menurunkan bintang mereka, Merio, sejak kuarter pertama. Meskipun demikian, poin pertama untuk Stadium justru disumbangkan oleh Yan Steven Pattikawa dengan keberhasilannya memanfaatkan dua kesempatan lemparan bebas, untuk membawa timnya unggul 2-0. Tonga bereaksi cepat dengan membalas melalui 'jump shoot' dari Johanis Ingutali untuk menyamakan kedudukan 2-2. Merio terlihat masih belum berkonsentrasi penuh di awal pertandingan, terbukti dengan dua kali ia kehilangan bola. Beruntung rekannya, Fanny Budianto menyumbangkan sebuah 'lay up' untuk memberi jarak keunggulan menjadi 8-4 di sisa waktu enam menit 40 detik. Merio mulai menunjukkan kebolehannya setelah ia mencetak empat angka berturut-turut melalui 'lay up' di sisa waktu lima menit, dan sebuah 'reverse lay up' di sisa waktu tiga menit 30 detik kuarter pertama untuk membawa timnya unggul 12-6. Kuarter pertama ditutup dengan sebuah 'assists' terukur dari Yohanes Saputra kepada Oei Abraham Yoel Trisakti untuk menambah keunggulan Stadium 16-8. Memasuki kuarter kedua, Merio masih duduk di bangku cadangan, setelah ditarik oleh pelatih Abdurrachman Padang di sisa waktu tiga menit kuarter pertama. 'Power forward' Stadium, Randolph Ariestedes, membuka kuarter kedua dengan sebuah 'lay up' untuk menambah keunggulan timnya menjadi 18-8. Aries kembali memperlihatkan penampilan cemerlang saat mencetak tembakan tiga angka untuk membawa timnya unggul 26-9 setelah sebelumnya rekannya Evin Hadi Istianto sukses lebih dulu untuk tembakan tiga angka. Sementara itu, Tonga terlihat kebingungan membuka celah pertahanan Stadium, tiga poin di lima menit pertama kuarter kedua yang mereka dapatkan berasal dari empat kesempatan lemparan bebas. Meski demikian, 'point guard' mereka yang bernomor punggung 20, Herman Kurniawan sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 15-26 melalui tembakan tiga angka di sisa waktu tiga menit 30. Merio yang baru kembali memasuki lapangan segera membalas dengan melesakkan tembakan tiga untuk menjaga jarak keunggulan tetap 14 poin menjadi 29-15. Tonga sempat mengikis selisih poin menjadi tersisa 10 angka saja, saat pemain andalan mereka Richardo Orlando Uneputty, sukses memanfaatkan dua kesempatan lemaparan bebas di sisa waktu 57 detik kuarter kedua. Kuarter kedua berakhir dengan cukup baik bagi Tonga setelah mereka mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 23-31 dari Stadium. Pada kuarter ketiga, Stadium mencoba menjauh dari kejaran Tonga dengan tampil menekan sejak awal. Di sisa waktu enam menit 28 detik kuarter ketiga, Stadium kembali mempertegas jarak keunggulannya menjadi 38-25. 'Shooting guard' mereka Tri Wicaksono sempat menambah keunggulan Stadium menjadi 41-27 setelah hanya memanfaatkan satu dari dua kesempatan lemparan bebas. Meski demikian dua lemparan bebas yang dimanfaatkan dengan baik oleh Susanto memperkecil ketertinggalan Tonga menjadi 29-41 di sisa waktu tiga menit 33 detik kuarter ketiga. Tak lama kemudian, Stadium segera berekasi kembali untuk memperlebar jarak keunggulan mereka menjadi 45-30 saat Evan Hadi Istianto melakukan 'jump shoot' di sisa waktu dua menit. Herman kembali memperlihatkan penampilan terbaiknya saat mengikis selisih angka untuk Tonga menjadi 35-49 dengan tembakan dua angka di sisa waktu 40 detik. Herman kembali memberi kontribusi besar saat berhasil melesakkan bola 'steal' dari upaya 'fast break' Stadium, dan memperkecil ketertinggalan menjadi 39-49 beberapa detik jelang kuarter ketiga berakhir. Memasuki kuarter keempat, Stadium masih memiliki unggul dengan selisih 10 poin. Kepercayaan diri mereka untuk menjaga keunggulan juga semakin besar dengan kembali masuknya Merio ke lapangan. Herman lagi-lagi menjadi sorotan di kubu Tonga setelah ia berhasil mengikis selisih menjadi delapan poin, melalui tembakan tiga angka dan 'lay up' yang ia lakukan untuk mengubah kedudukan 46-54. Herman bahkan membuat timnya semakin dekat dengan lawan saat berhasil memanfaatkan dua lemparan bebas dan memperkecil ketertinggalan menjadi 52-58 di sisa waktu tiga menit 47 detik kuarter kedua. Hal itu segera dijawab oleh Stadium dengan kembali masuknya Merio untuk memimpin rekan-rekannya mengamankan jarak. Terbukti sejak Merio masuk, Stadium perlahan kembali menambah jarak dari Tonga menjadi 64-52, melalui dua tembakan tiga angka dari Indra Budianto dan Yohanes. Merio juga kemudian menyumbangkan dua kali drive untuk dilanjutkan dengan 'lay up' untuk menambah keunggulan menjadi 68-52 di sisa waktu satu menit pertandingan. Pertandingan berakhir dengan kemenangan untuk Stadium 68-53 setelah di detik-detik terakhir kedua tim gagal memanfaatkan kesempatan yang mereka miliki baik untuk menambah keunggulan ataupun mengurangi ketertinggalan. Sebelumnya, dalam pertandingan di hari yang sama, Aspac berhasil menjaga rekor tak terkalahkannya selama delapan laga dengan mengalahkan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga 80-57, dan memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara. Sementara itu, di pertandingan lain, CLS Knights Surabaya bangkit dari performa buruk saat dikalahkan Satria Muda Britama Jakarta dengan mengalahkan NSH GMC Riau 68-54. Stadium masih memiliki sisa dua laga lagi di seri kedua NBL 2012-2013 yaitu melawan Pelita Jaya Esia Jakarta pada Kamis (17/1) dan berhadapan dengan Pacific Caesar Surabaya pada Jumat (18/1). Jumlah sisa pertandingan serupa juga dimiliki Tonga yang harus menghadapi juara bertahan SM pada Kamis (17/1) dan peringkat ketiga musim lalu, Garuda Kukar Bandung pada Jumat (18/1). (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
