Logo Header Antaranews Sumbar

Tim Pemenang: Banyak Pemilih Tidak Terima Undangan

Selasa, 8 Desember 2015 21:46 WIB
Image Print

Padang Aro, (AntaraSumbar) - Masih banyak warga Solok Selatan yang telah masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) belum menerima undangan memilih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, kata tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati.

"Dari 150 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di satu TPS sekitar 50 orang belum menerima undangan untuk memberikan hak pilihnya besok," kata tim pemenang calon pasangan Khairunas-Edi Susanto, Alnoferi Sangir, di Padang Aro, Selasa.

Menurutnya, memang tidak semua TPS seperti itu tetapi ada di beberapa TPS dan ini akan berdampak besar nantinya.

Sementara itu ketua tim pemenangan Muzni Zakaria-Abdul Rahman, Mursiwal mengatakan, dengan masih banyaknya warga yang belum mendapat undangan diharapkan KPU memberikan himbauan lewat pengeras suara supaya masyarakat mengetahuinya.

"Bagi masyarakat yang tidak mendapat undangan tetapi ada imbauan seperti ini maka mereka masih bisa datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya," katanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan, Isyuliardi Maas, mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan sampai ke TPS terkait formulir C6 ini.

"Kami akan melihat dimana permasalahannya dan jika formulir C6 yang kurang maka akan ditambah," katanya.

Dia menyebutkan, bagi masyarkat yang ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetapi tidak mendapat undangan maka bisa memberikan haknya dengan membawa KTP atau KK.

Sedangkan bagi masyarakat yang tidak ada dalam DPT, katanya, masih bisa memberikan hak pilihnya dengan membawa KTP atau KK pada pukul 12.00 WIB.

"Semua masyarakat baik yang ada dalam DPT atau tidak masih bisa memberikan hak pilihnya walaupun tidak mendapat undangan dari penyelenggara," katanya.

Selain itu masyarkat juga ada yang tidak terdaftar dalam DPT padahal sudah didata oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

"Kami tidak tahu pasti mengapa warga tersebut tidak masuk dalam DPT padahal sudah di data," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026