
Mentan Targetkan 100.000 Unit Perlengkapan Tanam
Senin, 7 Desember 2015 11:43 WIB

Tangerang, (Antara) - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan akan menambah target perlengkapan tanam di 2016 sebanyak 100.000 unit tanam untuk dibagikan kepada petani-petani daerah.
"Tahun ini sebanyak 80.000, guna meningkatkan target produksi, kami tambah target 100.000 tahun depan," kata Amran Sulaiman usai pencanangan tanam serempak di Tangerang, Banten, Senin.
Ia menjelaskan perlengkapan tersebut terdiri dari transplanter, traktor tangan, serta alat irigasi seperti pompa dan selangnya.
"Memang semua orang tidak dapat satu per satu, tapi paling tidak bisa bergantian, itu bisa diatur, yang penting target per daerahnya tercapai," kata Amran.
Tujuannya adalah di daerah-daerah agar pengusaha swasta turut memiliki atau membeli perlengkapan yang sama.
Jika semua perlengkapan tersebut bisa dimiliki, maka ada dua hal yang tercapai, pertama akan meningkatkan indeks pertanaman, karena masa olah singkat.
Kemudian, yang kedua adalah produktivitas hasil tanam bisa dipastikan meningkat, ada juga biaya produksi bisa turun hingga 50 persen.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman sudah meninjau pencanangan gerakan pemberdayaan petani melalui kegiatan tanam serempak di Desa Rawakidang, Tangerang, Provinsi Banten.
"Ini mulai musim hujan, mari saudaraku petani kita mulai tanam bersama," kata Amran Sulaiman.
Amran turut ikut memulai kegiatan tanam serempak dengan turun ke sawah sebagai tanda dimulainya program tanam serempak.
Ia menggunakan alat transplanter memberi contoh simbolik cara menanam padi. Tanpa alas kaki dan penuh lumpur ia berjalan di tengah sawah bolak-balik setengah petak sembari diiringi pukulan kentongan oleh para petani sekitar.
Hal tersebut menandai dimulainya musim panen padi di Indonesia. "Musim El Nino mudah-mudahan segera berakhir,dandi beberapa daerah sudah musim hujan, jadi tidak ada kendala berarti lagi," katanya.
Gerakan penyuluhan ini tidak hanya berlangsung di Banten, namun di seluruh daerah di Indonesia.
Ia menyebutkan sebanyak 500 kabupaten di 34 provinsi Indonesia sudah memulai pencanangan tanam serempak, agar produksi padi bisa ditanam secara serempak pula.
"Jika tanam pada bulan ini (Desember) paling tidak nantinya akan bisa dimulai panen pada bulan Februari atau Maret 2016 nanti," katanya.
Dari tanam serempak, Amran menargetkan pada bulan Maret 2016 sudah mencapai 9 juta hektar,sedangkan pada bulan Desember 2015 sudah dicanangkan target 3 juta hektare. (*)
Pewarta: Afut Syafril
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
