
Proyek Railbus Duku-BIM Bisa Selesai Sesuai Target
Rabu, 18 November 2015 13:49 WIB

Padang, (Antara) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) optimis, proyek railbus Duku - Bandara Internasional Minangkabau (BIM) yang sebelumnya terkendala pembebasan lahan, bisa selesai sesuai target.
"Tim terus bekerja keras untuk pembebasan lahan ini. Dari 17 persen lahan yang terkendala pada Agustus 2015, sekarang tinggal tiga persen lagi yang belum selesai. Kita optimis, 2016, rail bus ini sudah bisa digunakan," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Sumbar Amran di Padang, Rabu.
Menurutnya, untuk menyelesaikan tiga persen lahan yang tersisa itu, Pemprov Sumbar telah menyerahkan persoalannya kepada pengadilan.
"Kita juga telah menitipkan dana pembebasan lahan tersebut kepada pengadilan," ujarnya.
Ia mengatakan, kendala yang dihadapi dalam pembebasan lahan itu memang cukup pelik.
Orangnya ada tapi sertifikatnya tidak ada. Ada pula sertifikatnya yang ada, tetapi orangnya yang sudah tidak ada. Agar tidak menjadi persoalan yang berlarut-larut, kita putuskan untuk menyerahkan persoalan ini kepada pengadilan, ujarnya.
Proyek jalur railbus tersebut didanai sepenuhnya melalui APBN. Sementara anggaran pembebasan lahan menjadi tanggungan pemerintah daerah.
Jalur railbus tersebut dibangun dengan panjang lintasan 3,9 kilometer dan luas tanah sekira 10 - 12 hektar (ha).
Fasilitas penunjang, akan dibangun pula satu unit jembatan yang melintasi Sungai Batang Anai selebar 164 meter, dua unit stasiun, yaitu Stasiun Duku dan Stasiun BIM serta sistem persinyalan mekanik.
Pengerjaan proyek tersebut terus dilaksanakan meskipun terkendala lahan.
Ditargetkan, awal 2016 jalur rail bus tersebut sudah bisa digunakan. (*)
Pewarta: Agung Pambudi
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
