Logo Header Antaranews Sumbar

Sebanyak 11.500 Guru di Padang Ikuti UKG

Selasa, 17 November 2015 14:19 WIB
Image Print

Padang, (Antara) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang, Sumatera Barat, menyatakan sebanyak 11.500 guru di kota itu akan mengikuti Uji Kompetentisi Guru (UKG) pada 9 sampai 21 November 2015.

Para guru yang mengikuti UKG ini terdiri dari guru TK, SD, SMP, SMA, SMK dan pengawas UKG, kata Kepala Disdik Kota Padang, Habibul Fuadi di Padang, Selasa.

Ia mengatakan semua guru dapat mengikuti UKG baik yang sudah memiliki sertifikat pendidik maupun yang belum memiliki sertifikat pendidik.

Selain itu guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bukan PNS yang terdaftar di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Guru yang memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) atau Peg.Id.

Guru yang masih aktif mengajar mata pelajaran sesuai dengan bidang studi sertifikasi atau sesuai dengan kualifikasi akademik.

Ia mengatakan UKG dilakukan di 11 tempat antara lain 10 sekolah di Padang dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Total ruangan yang disediakan sebanyak 15 ruangan.

Total yang mengikuti UKG setiap harinya sebanyak 900 orang. Setiap ruangan terdapat 20 peserta UKG yang terdapat tiga angkatan dalam satu hari, kata dia.

Ia mengatakan UKG yang dilaksanakan sampai saat ini tidak mengalami kendala apapun.

Secara teknis tidak ada masalah tapi kendalanya adalah ada beberapa peserta yang tidak hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan, kata dia.

Ia menjelaskan alasan ketidakhadiran guru tersebut bermacam-macam antara lain ada yang sakit dan tugas keluar daerah, tapi semua dapat dijadwal kembali melalui ujian susulan.

Salah seorang guru Dedek (28) mengatakan ia akan mengikuti UKG pada Kamis (19/11) di SMKN 2 Padang.

Saya akan mengikuti UKG dan saya telah mempersiapkan diri dari segi mata pelajaran yang saya ajarkan, kata dia.

Ia mengharapkan agar UKG dapat berjalan dengan lancar. Selain itu ia juga berharap agar guru honor lebih diperhatikan oleh pemerintah.

Pemerintah harus lebih memperhatikan dari segi jam mengajar dan gaji perjamnya untuk guru honor. Gaji guru honor untuk disamakan dengan daerah-daerah lainnya di Sumbar sehingga guru honor juga sejahtera, kata dia. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026