
Lahan Terbakar di Sumsel Paling Luas
Jumat, 30 Oktober 2015 16:41 WIB

Jakarta, (AntaraSumbar) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa luas hutan dan lahan yang terbakar Sumatera Selatan merupakan yang paling tinggi.
"Provinsi Sumatera Selatan jadi wilayah dengan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) tertinggi di Pulau Sumatera," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Jumat.
Dia menambahkan, berdasarkan data dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) diketahui bahwa kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan sebesar 359.100 hektare.
"Total di Pulau Sumatera sekitar 800.000 hektare dan di Sumatera Selatan 359.100 hektare," katanya.
Sementara itu, luas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sekitar dua juta hektare.
"Perkiraan kami bisa lebih lagi, karena pendataan masih terus berjalan," katanya.
Ditambah lagi, masih ada titik kebakaran hutan dan lahan yang belum padam sehingga belum terdata.
Dia menjelaskan, hutan dan lahan yang terbakar diantaranya adalah lahan milik masyarakat, korporasi hingga kawasan konservasi, taman nasional dan lain sebagainya.
Dia juga menambahkan, sebaran titik api atau hotspot kebakaran hutan dan lahan hingga Okober 2015 yaitu 32 persen berada di kawasan hutan non konsesi.
"Sementara itu, 20 persen HTI, 20 persen sawit, 23 persen area penggunaan lain dan lima persen lain-lain," katanya.
Sementara itu, berdasarkan data dari LAPAN diketahui bahwa kebakaran hutan dan lahan terbesar berada di wilayah Sumatera.
Wilayah Sumatera yang terbakar, menurut LAPAN sekitar 832.999 hektare.
Sementara di wilayah Kalimantan, hutan dan lahan yang terbakar sekitar 806.817 hektare.
Di wilayah Papua, jumlah yang terbakar sekitar 353.191 hektare. (*)
Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
