Logo Header Antaranews Sumbar

Pemerintah Targetkan Lifting 2016 Sebesar 830 Barel

Selasa, 9 Juni 2015 22:13 WIB
Image Print

Jakarta, (AntaraSumbar) - Pemerintah menargetkan lifting minyak bumi pada 2016 sebesar 830 hingga 850 barel per hari yang akan diterapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun depan.

"Asumsi lifting gas bumi pada 2016 berkisar pada 1.100 ribu hingga 1.200 ribu per hari," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said pada saat rapat kerja dengan komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa.

Jika dibandingkan dengan target lifting yang tertera pada APBN-P 2015 yaitu lifting minyak bumi sebesar 825 barel per hari dan lifting gas bumi sebanyak 1.221, angka yang ditargetkan pada 2016 hanya mengalami sedikit perubahan.

Realisasi lifting minyak bumi dari Desember 2014 hingga Mei 2015 rata-rata adalah 752 barel perhari dan lifting gas bumi rata-rata adalah 1.168 per hari.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan tidak terlalu besarnya target lifting tersebut dikarenakan keadaan sumur minyak dan gas yang secara alami mengalami penurunan.

Tetapi, Amien optimistis dapat meraih target yang telah ditentukan tersebut pada 2016, setidaknya target tersebut tercapai pada angka terendah.

Namun, komisi VII DPR RI belum dapat menyetujui target yang diusulkan oleh pemerintah tersebut, pihaknya nanti akan memanggil 10 perusahaan minyak besar di Indonesia termasuk Pertamina untuk membahas angka lifting tersebut.

Selain membahas mengenai lifting, dalam rapat tersebut juga membahas mengenai harga minyak mentah Indonesia 2016 yang telah disetujui oleh komisi VII yaitu dikisaran 60-70 dolar AS per barel. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026